Bisnis Indonesia Online » Umum » Hukum
Kamis, 14/08/2008 10:33 WIB
RS Jakarta gugat pemerintah soal Siloam Hospitals
oleh : Hilda Sabri Sulistyo
JAKARTA (Bisnis.com): Rumah Sakit Jakarta mem-PTUN-kan pemerintah karena memberikan izin pendirian dan pembangunan Siloam Hospitals milik Lippo Group, yang dibangun beberapa langkah dari rumah sakit swasta pertama di ibu kota itu.
Benyamin Mangkoedilaga, pembina Yayasan RS Jakarta mengatakan pihaknya tidak memberikan izin berdirinya rumah sakit tersebut.
“Kami akan terus banding sampai ke Mahkamah Agung hingga ke tingakat kasasi karena keberadaan proyek itu mengancam kelangsungan hidup RS Jakarta,” ujarnya hari ini.
Menurut dia, pembangunan Siloam Hospitals seharusnya distop karena izin pembangunannya didapat secara tidak wajar.
Benyamin mengatakan pembangunan proyek gedung 29 lantai itu disebut-sebut akan menjadi pusat pengobatan kanker Mochtar Riady Comprehensive Cancer Center dan sekaligus Rumah Sakit Siloam Semanggi. "Jadi dari sisi bisnis tidak menabrak ladang Rumah Sakit Jakarta yang berstatus rumah sakit umum."
Namun, katanya, siapa yang bisa menjamin bahwa pasien yang berobat khusus penyakit kanker. "Nanti pasien bengek pun diperiksa apakah ada kankernya,” katanya.
Benyamin yang juga mantan anggota Komisi Nasional Hak Asasi Manusia mengatakan jika pemilik Siloam Hospital Semanggi punya niat mulia untuk membantu pemerintah dalam menyediakan fasilitas Rumah Sakit Kanker bertaraf internasional, mengapa tidak membantu rumah sakit Dharmais saja yang sudah eksis.
“Wilayah Indonesia ini kan bukan hanya Jakarta hingga Rawa Bangke, tapi dari Sabang sampai Merauke jadi kalau mau berkontribusi pada negara kenapa tidak bangun proyek di luar pulau Jawa yang jelas-jelas sangat membutuhkan.” (ln)
bisnis.com
Berita Lain
- Hakim Tipikor telusuri peranan Paskah
- KPK temukan potensi korupsi di 33 KPPN
- Polling bisnis.com: Yusril jadi tersangka
- Majikan Nirmala Bonat diizinkan tahanan luar
- Aulia Pohan Cs ditahan
Komentar
#1 - tenang aja
tdk usah khawatir, pangsa pasarnya kan beda. yg satu ibarat mobil Jaguar, yg satu lagi Isuzu Panther. gak akan bentrok. lbh baik RS Jakarta membenahi diri atau kalo perlu bikin kerja sama, biar ikut kecipratan. atau...jual aja RSnya ke Siloam. beres kan! he..he..he
jon - jakarta @ 14/08/2008 - 19:01 WIB dari 202.77.100.10 (ATMpersJkt100-10.link.net.id)