Bisnis Indonesia Online » Umum » Hukum


Rabu, 20/08/2008 12:54 WIB

KPK periksa alat berat Pemkot Depok

oleh : Antara

DEPOK, Jabar (Antara): Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) memeriksa kendaraan alat berat Pemkot Depok, yang merupakan bantuan dari Provinsi Jawa Barat, tahun anggaran 2003-2004.

Pemeriksaan tersebut dilakukan di halaman Balaikota Kota Depok, Jawa Barat, Rabu siang ini.

"Ini merupakan pemeriksaan yang ketiga kalinya, pertama pada 2006, kedua 2007 dan ketiga saat ini," kata Kepala Seksi Bagian Perlengkapan, Sekretaris Kota Depok Satidi di sela-sela pemeriksaan, tadi siang.

Kendaraan yang diperiksa adalah empat dump truck dengan nomor polisi B 9127 UQ, B 9128 UQ, B 9155 UQ, dan B 9129 UQ, satu mobil tangga (B 9156 UQ), dua mobil ambulans (B 1268 UQ dan B 7019 UQ), dan tiga mobil pemadam kebakaran (B 9120 UQ, B 9121 UQ, dan B 9158 UQ).

Pemeriksaan tersebut, kata dia, setelah pihak KPK menyurati untuk meminta disiapkannya alat berat dari bantuan provinsi Jawa Barat untuk diperiksa kelengkapannya, baik itu sejumlah surat seperti STNK (surat tanda nomor kendaraan), bukti pemlik kendaraan bermotor (BPKB), maupun kondisi fisik mobil tersebut.

Satidi mengatakan pemeriksaan tersebut dilakukan mulai pukul 09.00 WIB yang melibatkan 10 orang anggota KPK untuk melakukan pemeriksaan itu. "Mereka juga memeriksa nomor mesin dan kondisi mobil," katanya.

Sebelumnya, Tim Penyidik KPK pada Jumat (8 Agustus) melakukan penggeledahan terhadap rumah dan ruang pamer mobil milik Ketua Kamar Dagang dan Industri (Kadin) Kota Depok Yusuf Setiawan alias Oliang, untuk mendapatkan bukti keterlibatan dugaan korupsi dalam kasus pengadaan alat berat TA 2003-2004 di Provinsi Jawa Barat.

Tim penyidik KPK yang berjumlah sembilan orang, mendatangi rumah Yusuf Setiawan Sejak pkl. 15.00 WIB dan meninggalkan lokasi pada pkl. 21.00 WIB.

Selain rumah Yusuf Setiawan yang terletak di Jalan Kenanga RT03/08 nomor 7, Kelurahan Depok, Kecamatan Pancoran Mas, ruang pamer mobil Setiajaya Mobilindo miliknya yang terletak di di Jl. Margonda Nomor 348, juga tidak luput dari penggeladahan tim penyidik KPK.

Juru Bicara KPK Johan Budi SP mengatakan penggeledahan tersebut terkait dengan pengembangan kasus dugaan korupsi yang dilakukan mantan Gubernur Jawa Barat Danny Setiawan.

"Itu pengembangan penyidikan kasus pengadaan alat berat di Jawa Barat dengan tersangka DS," ujar Johan.

Johan melanjutkan penyidik terus melakukan pengumpulan alat bukti terkait kasus pengadaan mobil pemadam kebakaran dan alat berat yang dilakukan Pemerintah Provinsi Jawa Barat tahun anggaran 2003-2004.(er)

bisnis.com

 

Berita Lain

  • Azwar dapat Rp120 juta terkait alih fungsi hutan
  • BPK-Polri sepakat paparkan hasil pemeriksaan
  • Mahfud bantah keterangan Yusril
  • Sidang Kaji vs Karsa dilanjutkan

Komentar

Beri Komentar