Jumlah sarjana pengangguran baru RI naik

Rabu, 17/06/2009 16:42:33 WIBOleh: Hilda Sabri Sulistyo
JAKARTA (Bisnis.com): Perguruan tinggi yang ada di Indonesia tahun ini menciptakan 900.000 sarjana menganggur yang berasal dari 2.900 sekolah dengan berbagai disiplin ilmu. Jumlah ini meningkat dibandingkan tahun lalu yang tercatat sebanyak 740.000.

Hal itu dikemukakan oleh Rektor Universitas Atmajaya FG Winarno hari ini. “Tiap tahun rata-rata 20% lulusan perguruan tinggi kita menjadi penangguran,” kata Winarno di acara pengukuhan guru besar Prof Hadi Sutanto pada Fakultas Teknik Universitas Atmajaya, hari ini.

Tingginya angka penangguran di kalangan sarjana ini, menurut Winarno, tak lepas dari rendahnya ketrampilan di luar kompetensi utama sebagai sarjana. Padahal, ujarnya, untuk menjadi seorang lulusan yang siap kerja perlu tambahan ketrampilan di luar bidang akademik, terutama yang berhubungan dengan entrepreneur (kewirausahawan).

Di Indonesia, menurut Winarno, jumlah entrepreneur masih sangat minim. Pada 2007 angkanya tercatat baru 0,18% atau 400.000 dari jumlah penduduk Indonesia.

Sebagai perbandingan, kata dia, Singapura saja pada 2001 memiliki 2,1% entrepreneur dan pada 2005 meningkat menjadi 7,2%.

"Umumnya lulusan PT kita skill-nya rendah sehingga masih perlu tambahan training yang sifatnya soft skill, agar mereka menjadi lulusan plus. Di dunia internasional banyak training-training yang bisa dilakukan dalam lima hari namun memberikan pengetahuan tambahan yang sangat berarti. Itulah yang kami coba terapkan di Unika Atmajaya," tandasnya.

Pihaknya, kata dia, kini berupaya menambah training soft skill bagi mahasiswanya agar dapat menjadi lulusan yang terpercaya dan langsung diserap pasar kerja.

Pada 13--15 Juni 2009 lalu, lanjutnya, pihaknya menjadi tuan rumah penyelenggaraan National University English Debating Championship tingkat Kopertis Wilayah III. Para debater dari Unika Atma Jaya yang tergabung dalam Atma Jaya Debating Club (ADC), menurut Winarno, berhasil menjadi juara I National University Debating Championship itu yang diikuti oleh 24 perguruan tinggi di wilayah tersebut.

Selanjutnya, kata dia, ADC akan mewakili Kopertis III menuju putaran final tingkat nasional yang dijadwalkan berlangsung pada 30 Juli--3 Agustus 2009 di Surabaya. Empat pemenang terbaik di tingkat nasional selanjutnya akan mewakili Indonesia pada World University Debating Championship (WUDC) di Turki pada minggu keempat Desember 2009.(er)
Nikmati kemudahan mengakses koran Bisnis Indonesia dalam berbagai format hanya dengan mendaftar menjadi member, GRATIS !
Daftar member »
 

Komentar

Hak Cipta © 2007 - 2009 - PT Jurnalindo Aksara Grafika