Bisnis Indonesia Online » Umum » Pendidikan


Selasa, 22/04/2008 10:58 WIB

Ujian nasional diawali razia ponsel

oleh : Antara


DENPASAR (Antara): Hari pertama ujian nasional SMA/SMK di Bali hari ini diawali razia telepon selular dengan memeriksa peserta guna memastikan tidak ada yang membawa ponsel maupun peralatan lain yang tidak digunakan untuk menjawab soal UN.

"Kami sebelumnya sudah menyebarkan pengumuman tertulis, melarang peserta UN membawa ponsel dan peralatan lain kecuali pensil dan perlengkapan mengikuti ujian," kata Kadis Pendidikan Provinsi Bali Tia Kusuma Wardhani.

Di sela-sela memantau pelaksanaan ujian itu di Denpasar, disebutkan bahwa pelarangan membawa ponsel saat mengikuti ujian sudah diterapkan sejak UN tahun-tahun sebelumnya. Hal itu dimaksudkan untuk mencegah terjadinya kerjasama antar-siswa maupun dengan pihak lain dalam menjawab soal ujian, seperti pengiriman jawaban melalui pesan singkat (SMS).

"Ujian ini kan bertujuan mengukur kemampuan masing-masing siswa. Karena itu harus dicegah kemungkinan terjadinya kerjasama seperti melalui kiriman SMS," ucapnya.

bisnis.com

 

Berita Lain

  • Presiden akan buka Pimnas di Semarang
  • Guru ikuti pelatihan gratis ESQ
  • 33 Pengajar bahasa Prancis ke Paris
  • UI tetap buka program diploma
  • 'Tak ada jual beli bangku kosong'
  • Diknas DKI larang sekolah jual buku
  • Bambang soroti peran perempuan
  • 'Harga buku pelajaran tidak boleh lampaui HET'
  • UGM bangun kampus MM di Jaksel

Komentar

Beri Komentar