Bisnis Indonesia Online » Umum » Pendidikan
Kamis, 24/04/2008 19:07 WIB
UI alihkan program diploma ke PNJ
oleh : Antara
DEPOK: Rektor Universitas Indonesia (UI), Prof Gumilar Rusliwa Somantri mengatakan akan mengalihkan penerimaan mahasiswa program diploma tiga (D3) dari setiap fakultas di UI, ke Politehnik Negeri Jakarta (PNJ), yang berlaku mulai tahun ajaran 2008-2009.
"Mulai tahun ini setiap fakultas tidak akan menerima program diploma," kata Gumilar, usai melantik dua dekan dan tujuh wakil dekan, di Rektorat UI, Depok, Kamis.
Menurut dia, PNJ sendiri akan berubah menjadi UI College. Mahasiswa yang berminat mendaftar program D3 akan tercatat sebagai mahasiswa S1 non reguler dengan biaya regular.
Pengalihan penerimaan program diploma tersebut, kata dia, untuk meningkatkan kualitas UI dan menghilangkan persaingan antar fakultas yang selama ini terjadi.
"Saya ingin perkembangan UI bisa merata pada setiap fakultas dan tidak berjalan sendiri-sendiri," kata Gumilar.
Rektor berharap UI menjadi kampus internasional dimana otonomi tiap fakultas akan dialihkan ke rektorat.
Saat ini mahasiswa UI berjumlah 70.000, terdiri dari 20 ribu mahasiswa S1, 20.000 mahasiswa S2 dan 10.000 mahasiswa S3, serta PNJ sebanyak 20.000 mahasiswa.
Gumilar mengatakan, sentralisasi ini sebenarnya sudah lama dibahas dan menjadi perbincangan alot. Setelah enam tahun stagnan akhirnya kini tercapai juga kesepakatan tersebut.
Menanggapi pengalihan mahasiswa program diploma dari fakultas di UI, Direktur Utama PNJ Prof. Dr. Ir Jhony Wahyuadi mengatakan pihak senat PNJ sudah sepakat bergabung dengan UI. Pada 21 April PNJ dan UI sudah sepakat mengenai hal tersebut.
"Ini semua dilakukan sesuai dengan aturan yang berlaku," kata.
Sementara itu Dekan FISIP-UI Bambang Shergi Laksmono mengatakan pengalihan penerimaan program D3 tersebut akan berdampak pada masalah keuangan.
"Keuangan memang berpengaruh tapi itu bisa diatasi," katanya.
Ia juga mengatakan sentralisasi berdampak terhadap fakultas yang dipimpinnya, namun mengenai keuangan bisa dibiayai bersama pihak rektorat.
Ia mengakui sebelum sentralisasi, dana yang didapat fakultas masuk ke fakultas. Tapi setelah sentralisasi dana tersebut dipusatkan ke rektorat. (dj)
bisnis.com
Berita Lain
- Pemberantasan buta aksara digiatkan
- Anggaran SMK naik jadi Rp3,8 triliun
- Bantuan khusus mahasiswa capai Rp20 miliar
- RI kirim 5 siswa SMA ke acara debat di AS
- 26 Mahasiswa ikuti program BioCamp