Bisnis Indonesia Online » Umum » Pendidikan
Kamis, 19/06/2008 19:57 WIB
Hasil kelulusan ujian nasional turun
oleh : Hilda Sabri Sulistyo
JAKARTA (Bisnis.com): Hasil kelulusan ujian nasional SMP/MTs/SMP terbuka tahun ini sedikit mengalami penurunan dari tahun lalu dari 93,34% menjadi 92,75%.
Anggota Badan Standar Nasional Pendidikan (BNSP) Djaali mengatakan secara nasional rata-rata nilai prestasi belajar peserta didik tahun ini 6,87 dibandingkan tahun lalu 6,98.
"Hasil ujian siswa SMP sudah dikirim sejak Rabu malam ke daerah dan pengumuman kelulusannya akan dilakukan Sabtu 21 Juni," kata Djaali didampingi Direktur Pendidikan Kesetaraan Depdiknas Ela Yulaelawati dan Burhanudin Tolla, kepala Pusat Penilaian Pendidikan Diknas hari ini.
Dari hasil analisis BSNP, DKI Jakarta mencatat prosentase terendah siswa SMP/MTs yang tidak lulus UN yakni 0,02%. Daerah tertinggi yang tidak lulus UN SMP/MTs adalah NTT mencapai 53,64%. Mengenai rata-rata nilai hasil UN SMP/MTs tahun ini mencapai 6,98 turun dari tahun lalu 6,87.
Selain jumlah mata pelajaran yang diujikan lebih banyak yaitu dari tiga menjadi empat mata pelajaran, tahun ini juga ada peningkatan standar minimal kelulusan dari 5,00 menjadi 5,25 sehingga ikut mempengaruhi penurunan perolehan nilai UN.
Djaali menjelaskan ujian nasional (UN) bukan satu-satunya penentu kelulusan peserta didik dari satuan pendidikan. Sesuai dengan kriteria kelulusan yang dikembangkan BSNP dan peraturan menteri maka siswa dinyatakan lulus jika menyelesaikan seluruh program pembelajaran, memperoleh nilai minimal baik pada penilaian akhir untuk seluruh mata pelajaran, lulus ujian sekolah serta lulus ujian nasional.
Bagi siswa SMA/SMK yang tidak lulus UN bisa mengikuti UN kesetaraan paket C yang akan diselenggarakan serentak 24 Juni 2008.
"Kami masih membuka pendaftaran hingga Minggu 22 Juni," kata Direktur Pendidikan Kesetaraan Depdiknas Ela Yulaelawati.
Proses pendaftaran UN kesetaraan bagi peserta pendidikan formal, lanjut Ela, tidak rumit. Siswa yang bersangkutan cukup menunjukkan bukti ketidaklulusan UN formal. Pendaftaran bisa dilakukan dengan cepat karena nantinya akan disesuaikan dengan database yang dimiliki BSNP.
Hanya saja siswa yang mau mengikuti UN kesetaraan ini harus didasari pertimbangan yang matang. Sebab dengan mengikuti UN kesetaraan berarti siswa tersebut pindah jalur dan jenis pendidikan dari formal ke non formal. (tw)
bisnis.com
Berita Lain
- UI-Depdiknas gelar Olimpiade Sains
- 600 Murid SD ikuti program keselamatan
- Depdiknas tingkatkan kompetensi guru
- Dana BOS berdasarkan indeks kemahalan
- Dikmenti akan teliti Kepsek SMAN 22