Bisnis Indonesia Online » Umum » Pendidikan
Jumat, 04/07/2008 14:01 WIB
UI tetap buka program diploma
oleh : Herry Suhendra
JAKARTA (Bisnis.com): Universitas Indonesia (UI) tetap membuka program diploma dan mulai tahun ini membuka program baru untuk sarjana kelas pararel (non-reguler), kata Wakil Rektor Bidang Akademik dan Kemahasiswaan Muhammad Anis.
Dia menjelaskan sampai hari ini yang mendaftar untuk kelas pararel 2.500 orang dan yang akan diterima 790 mahasiswa, sementara pendaftaraan ditutup pada 8 Juli. Untuk program pendidikan vokasi (D3) yang mendaftar sudah mencapai 3.000 orang dan sampai batas waktu pendaftaran pada 2-11 Juli diperkirakan mencapai 4.000-5.000 orang, sedangkan yang diterima 1.200 mahasiswa. Biaya untuk formulir Rp300.000.
"Banyak orang yang bingung, katanya program D3 ditutup, padahal tidak," kata Muhammad dalam jumpa pers hari ini di Kampus UI, Depok.
Program Pendidikan Vokasi (D3), kata dia, adalah program pada jenjang pendidikan tinggi yang bertujuan untuk mempersiapkan tenaga yang dapat menerapkan keahlian dan ketrampilan di bidangnya, siap kerja dan mampu bersaing secara global.
Mulai 2008 pengelolaan administrasi program pendidikan vokasi dilakukan terpisah dari pengelolaan program kesarjanaan akademik oleh fakultas. Hal itu dilakukan agar fakultas dapat berkonsentrasi merealisasikan visi UI menjadi universitas riset kelas dunia tanpa mengabaikan kewajiban menyediakan tenaga terampil siap kerja.
Saat ini program studi vokasi yang ditawarkan untuk rumpun IPA adalah program studi Fisioterapi dan Okupasi Terapi. Untuk rumpun IPS adalah program studi Perumahsakitan, Akuntansi Keuangan, Akuntansi Teknologi, Sistem Informasi, Akuntansi Sektor Publik, Manajemen Informasi dan Dokumen, Administrasi Perpajakan, Administrasi Asuransi dan Aktuaria, Administrasi Keuangan dan Perbankan,
Administrasi Perkantoran dan Sekretaris, Penyiaran, Hubungan Masyarakat, Periklanan dan Pariwisata.
Program Sarjana Kelas Pararel (non-reguler) dibuka untuk memanfaatkan kapasitas pendidikan di fakultas pada siang hari yang semula dialokasikan untuk penyelenggaraan program D3. Perkuliahan yang menggunakan kurikulum dan fasilitas yang sama dengan program reguler ini merupakan the second shift dari program reguler, yang dalam jangka panjang diarahkan untuk melayani kebutuhan masyarakat akan life long education.
Saat ini program sarjana kelas pararel adalah untuk rumpun IPA: progran studi Fisika, Kimia, dan Farmasi. Sedangkan untuk IPS; program studi Akuntansi, Sastra China, Sastra Arab, Sastra Jepang, Sastra Inggris, Sastra Prancis, Sastra Jerman, Sastra Belanda, Ilmu Perpustakaan, Administrasi Negara, Administrasi Niaga, dan Administrasi Fiskal dengan biaya formulir Rp 300.000.
Menurut Muhammad, biaya kuliah per semester di Universitas Indonesia untuk sarjana reguler untuk yang berpenghasilan sangat rendah Rp100.000 per semester, yang sangat mampu Rp7,5 juta per semester. (tw)
bisnis.com
Berita Lain
- Krisis tak ganggu realisasi anggaran pendidikan
- Pembahasan anggaran pendidikan selesai Desember
- Alumnus Unas diharapkan tak nganggur
- Program School Climate Challenge diluncurkan
- Peluang beasiswa ke Eropa makin terbuka