Bisnis Indonesia Online » Umum » Pendidikan
Senin, 07/07/2008 15:07 WIB
33 Pengajar bahasa Prancis ke Paris
oleh : Herry Suhendra
JAKARTA (Bisnis.com): Sebanyak 33 pengajar Indonesia terpilih oleh Kemlu Prancis dan Eropa untuk mengikuti program kunjungan istimewa selama dua minggu.
Atase Kerjasama Pendidikan dan Kebudayaan Kedubes Prancis untuk Indonesia Jacques Couillerot mengatakan pengajar itu terpilih berdasarkan kriteria tanggungjawab yang diemban dan inisiatif yang dikembangkan berasal dari organisasi dan lembaga.
Mereka bekerja di Pusat Penilaian Pendidikan (Depdiknas), Pusat Pengembangan dan Pemberdayaan Pendidik dan Tenaga Kependidikan, pengajar di jurusan bahasa Prancis dari berbagai universitas dan beberapa SMA yang mengujicobakan metode baru pengajaran bahasa Prancis, jaringan Pusat Kebudayaan Prancis di Jakarta, Bandung, Yogyakarta dan Surabaya, wakil dari Alliance Francaise di Denpasar dan Medan serta persatuan pengajar bahasa Prancis.
Selama di Prancis pada 6-19 Juli, tahap pertama program itu berlangsuyng di Cavilam yang terletak di kota Vichy, pusat pelatihan bagi guru bahasa Prancis yang bekerja di luar negeri. Selama program tersebut peserta akan tinggal bersama keluarga Prancis sehingga mereka bisa lebih membaur dengan kehidupan setempat dan menemukan produk serta kekayaan daerah Prancis di daerah Auvergne.
Tahap kedua berlangsung di Paris. "Program ini sangat istimewa karena diisi dengan serangkaian kunjungan ke Institut de France, Sorbonne, Istana Versailles, Comedie Francaise dan sejumlah museum nasional. Selain itu ada pertemuan yang dihadiri oleh para wakil Kemlu.
Dominique Roubert dari Bagian Kerjasama dan Kebudayaan Kedubes Prancis mengatakan bahwa program ini dibuka sejak tahun lalu dengan mengundang pengajar bahasa Prancis dari Meksiko, Brazil dan Afsel.
"Tahun ini dipilih dari kawasan Asia yaitu Indonesia, India dan China. Setiap negara 33 orang, kecuali China 34 orang. Program ini didanai oleh Departemen Luar Negeri Prancis," kata Dominique.
"Ini program luar biasa. di Paris mereka akan bertemu staf tinggi untuk bidang kebudayaan. Selain itu mereka akan hadir dalam acara Hari Nasional Prancis pada 14 Juli," kata Jacques Couillerot. (tw)
bisnis.com
Berita Lain
- Margin bisnis buku pelajaran dibatasi 15%
- Margin usaha buku pelajaran maksimal 15%
- Tambahan anggaran tuntaskan wajib belajar
- Kaukus sambut baik anggaran pendidikan 20%
- Peserta LPIR diminta soroti industri kreatif
Komentar
#1 - BRAVO !!
Kepada Yth Bapak Herry Suhendra di tanah air Hebat sekali bahwa ada program tsb. dan saya ikut bangga. Keep it on !! Salam damai dari pegunungan Swiss
lemanso - Switzerland @ 07/07/2008 - 17:40 WIB dari 81.62.137.176 (176-137.62-81.cust.bluewin.ch)