Bisnis Indonesia Online » Umum » Pendidikan


Selasa, 15/07/2008 12:29 WIB

Guru ikuti pelatihan gratis ESQ

oleh : Hilda Sabri Sulistyo


JAKARTA (Bisnis.com): Forum Komunikasi Alumni (FKA) ESQ selama liburan sekolah hingga medio Juli memberikan pelatihan gratis kepada sedikitnya 2.400 guru di Jakarta, Bandung, Yogyakarta dan Bengkulu.

Ketua Bidang Sosial dan Kemasyarakatan FKA Lea Irawan mengatakan training Peduli Pendidikan (PP) ESQ angkatan 32 yang diadakan pada 1-3 Juli itu diikuti sedikitnya 600 peserta. Pelatihan kedua pada masa libur sekolah dilaksanakan 8-10 Juli yang melibatkan 580 peserta.

"Hampir bersamaan training serupa juga dilaksanakan di Bandung, Yogyakarta dan Bengkulu dengan jumlah peserta di tiap kota sekitar 600 orang hingga total selama liburan kami memberikan training sedikitnya pada 2.400 guru," ujar Lea.

Dia menjelaskan program pelatihan ESQ Peduli Pendidikan telah berlangsung sejak Februari 2004 dan saat ini rutin dilakukan di 32 provinsi di seluruh Indonesia, kecuali di Provinsi Maluku karena belum ada kesempatan untuk penyelenggaraannya. Pada pelatihan kali ini hampir separuh atau sekitar 300 orang peserta adalah guru/pendidik di lingkungan Pendidikan Anak Usia Dini (PAUD).

Hadir pada penutupan Jumat pekan lalu, Gutama, Direktur Pendidikan Anak Usia Dini (PAUD) Ditjen Pendidikan Non Formal dan Informal (PNFI) Depdiknas. Gutama, kata Lea, pada penutupan mengatakan apa yang disebut dalam tujuh budi utama--nilai-nilai dasar ESQ, yaitu jujur, tanggung jawab, visioner, disiplin, kerjasama, adil, dan perduli perlu--ditanamkan pada anak didik melalui para guru/pendidik yang harus memberi teladan.

"Dana penyelenggaraan training Peduli Pendidikan selain dari alumni dan donator juga berasal dari block grant dari Diknas. Kami targetkan pada 2020 dimana bangsa ini mencapai Indonesia Emas ada satu juta guru yang sudah mendapatkan training," jelas Lea.

Training ESQ merupakan pelatihan yang mengasah sisi spiritual dengan mendalam, bersamaan dengan sisi emosi dan intelektual seseorang yang bertujuan untuk membangkitkan dimensi spiritual manusia. Pada bagian lain, Lea mengungkapkan selain menggelar training gratis untuk guru/pendidik, FKA bidang Sosial dan Kemasyarakatan juga memiliki program orang tua asuh dengan program SOS (satu orang satu) dimana seorang alumni mengangkat satu anak asuh untuk membiayai pendidikannya.

ESQ mengemas konsep kepedulian sebagai salah satu upaya merealisasikan tanggungjawab sosial guna membangun dan berbagi dengan komunitas di sekelilingnya, bekerjasama dengan perorangan maupun dengan perusahaan.

ESQ akan membuat program Corporate Social Responsibility yang disesuaikan dengan visi dan misi perusahaan tersebut. Pihaknya bersama ESQ LC berperan serta mewujudkan lahirnya Generasi Emas melalui guru-guru yang memiliki kecerdasan emosional dan spiritual yang sangat berperan bagi peningkatan kualitas sumber daya manusia Indonesia. (tw)

bisnis.com

 

Berita Lain

  • Gaji minimal guru PNS jadi Rp2 juta
  • Tiga gubernur raih Anugerah Aksara
  • Anggaran berantas buta aksara Rp1 triliun
  • SNMPTN & ujian nasional SMA akan digabung

Komentar

Beri Komentar