Bisnis Indonesia Online » Umum » Pendidikan
Jumat, 18/07/2008 16:03 WIB
Ospek mahasiswa diganti pelatihan ESQ
oleh : Hilda Sabri Sulistyo
JAKARTA (bisnis.com): Ketua Asosiasi Perguruan Tinggi Swasta Indonesia (Aptisi) cabang Sumbar Herman Nawas mengatakan mahasiswa baru tahun ajaran 2008-2009 tidak lagi mengikuti orientasi studi dan pengenalan kampus (ospek) tetapi mengikuti pelatihan kecerdasan emosi dan spiritual ESQ.
"Tahun ajaran baru ini ada 20.000 mahasiswa baru di berbagai perguruan tinggi swasta se-Sumatra yang akan ikut training ESQ. Sejak 2004 program Ospek sudah diganti dengan training ESQ mahasiswa yang pertama kali di Universitas Putra Indonesia YPTK, Padang," ujarnya hari ini seusai pembukaan training Eksekutif ESQ angkatan 72 di Hotel Ritz Carlton, SCBD.
Menurut Herman, pelatihan kecerdasan emosional dan spiritual jauh lebih bermanfaat terutama dalam menanamkan tujuh nilai budi utama yaitu jujur, tanggungjawab, visioner, disiplin, kerjasama, adil dan peduli di lingkungan mahasiswa sehingga memberikan dampak positif bagi kehidupan kampus.
Aptisi yang beranggotakan 2.700 perguruan tinggi swasta berperan untuk memajukan PTS di seluruh Indonesia sehingga mampu meningkatkan kualitas mahasiswa di Tanah Air agar mampu bersaing di tingkat global.
Untuk itulah sebagai ketua Aptisi cabang Sumatra Barat, dia menganjurkan PTS melakukan training ESQ ketimbang kegiatan ospek yang kerap menjadi ajang perpeloncoan agar mahasiswa baru harus tunduk pada seniornya.
"Untuk tahun ajaran baru 2008- 2009, khusus di Universitas Putra Indonesia [UPI] yang kami pimpin menerima 2000 mahasiswa baru dan semuanya harus menjalani training ESQ lebih dulu," ujarnya.
Herman yang mendirikan UPI di bawah Yayasan Perguruan Tinggi Komputer (YPTK) Padang mengatakan jumlah mahasiswa strata satu kini mencapai 8.500 orang dari fakultas komputer, ekonomi, teknik sipil dan perencanaan, teknologi industri, psikologi dan dua program pasca sarjana ilmu komputer dan manajemen.
"Semua calon mahasiswa, mahasiswa, karyawan bersama istri/suami, para dosen telah kami berikan training kecerdasan emosi dan spiritual."
Menurut dia, pelatihan kecerdasan emosi dan spiritual memperbaiki moral bangsa karena itu, pihaknya mendorong berbagai perguruan tinggi swasta maupun negri untuk menghapuskan program Ospek dan menggantikannya dengan training ini.
Sementara itu, training Eksekutif ESQ angkatan 72 yang berlangsung pada 18-20 Juli dan dipimpin langsung oleh Ary Ginanjar Agustian diikuti lebih dari 500 peserta dari berbagai daerah. (tw)
bisnis.com
Berita Lain
- 26 Mahasiswa ikuti program BioCamp
- Konsep sekolah unggulan salah sasaran
- Margin bisnis buku pelajaran dibatasi 15%
- Margin usaha buku pelajaran maksimal 15%
- Tambahan anggaran tuntaskan wajib belajar