Bisnis Indonesia Online » Umum » Pendidikan


Selasa, 05/08/2008 18:35 WIB

BLK tenaga kerja yang dibekukan sudah dibuka

oleh : Maria Y. Benyamin

JAKARTA (Bisnis.com): Sebagian besar 86 Balai Latihan Kerja (BLK) yang dibekukan oleh Badan Nasional Penempatan dan Perlindungan Tenaga Kerja Indonesia (BNP2TKI) belum lama ini, telah beroperasi kembali.

Kepala BNP2TKI Jumhur Hidayat mengatakan puluhan BLK yang dibekukan telah melakukan pembenahan internal, sehingga izin operasinya diberlakukan kembali. Namun, sayangnya Jumhur tidak menyebutkan jumlah BLK yang telah memperoleh izin operasi kembali itu secara pasti.

"Yang pasti hampir semua dari balai latihan yang kami tutup sudah mulai beroperasi kembali. Mereka sudah membenahi dan melakukan perbaikan di dalam,” katanya kepada Bisnis.

Menurut Jumhur, pencabutan izin operasi terhadap 86 BLK yang dilakukan oleh BNP2TKI secara efektif telah mendorong para pengelola balai latihan kerja TKI memperbaiki kualitas mereka. Hal ini secara langsung juga akan berimbas pada kualitas tenaga kerja yang dihasilkan.

Dengan pemberian kembali izin tersebut, jumlah BLK yang beroperasi saat ini menjadi lebih dari 200 BLK. Pihaknya, tegas Jumhur, terus akan memantau kinerja BLK yang ada guna memastikan agar perekrutan dan pengiriman tenaga kerja di dalam negeri dapat berjalan dengan lancar, sehingga dapat meminimalisir masalah yang dihadapi TKI di luar negeri.

Masalah-masalah yang dihadapi oleh TKI di luar negeri selama ini a.l. pemulangan TKI, penganiayaan, hingga masalah kesehatan. "Kalau sistem perekrutan dan pelatihan di negara kita dibenahi, tentu saja masalah itu bisa diminimalisir,” tegas Jumhur.(yn)

bisnis.com

 

Berita Lain

  • Unilever ajak guru SD pahami dunia anak
  • Bob dukung SMK jadi pusat pertumbuhan
  • Depdiknas & Bappenas sebarkan sistem PAUD 2009
  • UU Pajak disosialisasikan di kampus

Komentar

Beri Komentar