Bisnis Indonesia Online » Umum » Pendidikan
Kamis, 07/08/2008 10:41 WIB
IIHS & IISS jaring 106 siswa di tahun pertama
oleh : Erwin Nurdin
JAKARTA (Bisnis.com): Sekolah International Islamic High School (IIHS) dan International Islamic Secondary School (IISS) pada tahun pertama pembukaan di 2008 ini berhasil menjaring 106 siswa dengan pola pendidikan intermoda.
Chairperson IIHS/IISS Emil Abbas mengatakan keberhasilan lembaga pendidikannya menarik siswa terbaik meski membayar relatif tinggi karena menawarkan konsep baru pendidikan, yakni intermoda.
"Sekolah IIHS dan IISS ini menempati Gedung Century Kuningan dan menurut sejumlah orang inilah sekolah pertama yang mengambil lokasi di perkantoran elit di jantung ibukota," ujar Emil Abbas kepada Bisnis, hari ini.
Sekolah internasional dengan tarif mahal ini memanfaatkan moda lain yang ada untuk pendidikan siswanya seperti olah raga menggunakan GOR Soemantri Brojonegoro Kuningan, Perpustakan Nasional.
Cikal bakal sekolah bertaraf internasional dirintis Emil melalui sekolah International Islamic Boarding School (IIBS). Sekolah ini dirintis sejak enam tahun lalu berlokasi di kawasan industri Lippo Cikarang. IIBS kini memiliki 324 siswa mulai level SMP dan level SMA. Siswa IIBS melakukan kegiatan luar sekolah dengan mengunjungi berbagai sekolah internasional di Yordania.(er)
bisnis.com
Berita Lain
- Krisis tak ganggu realisasi anggaran pendidikan
- Pembahasan anggaran pendidikan selesai Desember
- Alumnus Unas diharapkan tak nganggur
- Program School Climate Challenge diluncurkan
- Peluang beasiswa ke Eropa makin terbuka
Komentar
#1 - salut
salut deh ma Bapak Emil Abbas
hasan - jakarta @ 13/08/2008 - 15:26 WIB dari 202.158.12.195 (ip12-195.cbn.net.id)