Bisnis Indonesia Online » Umum » Pendidikan
Rabu, 20/08/2008 11:56 WIB
Margin usaha buku pelajaran maksimal 15%
oleh : Irsad Sati & Tri D. Pamenan
JAKARTA (bisnis.com): Pemerintah menetapkan harga eceran tertinggi (HET) untuk buku pelajaran dengan ukuran biaya produksi plus margin 15%, guna menciptakan pasar buku murah bagi dunia pendidikan dasar dan menengah.
Pemerintah juga melakukan pembelian hak cipta karya buku pelajaran kepada penulis dengan harga berkisar antara Rp150 juta - Rp175 juta untuk mendorong iklim terbuka bagi kompetisi penulisan buku pelajaran.
Mendiknas Bambang Sudibyo mengatakan kedua kebiajakan itu menjadi bagian dari upaya menciptakan pasar buku murah yang tengah digalakkan pemerintah.
"Ada banyak yang diupayakan, termasuk buku berbasis website untuk menciptakan buku murah," katanya seusai pembukaan Olimpiade Internasional Astronomi dan Astrofisika yang dibarengi dengan peluncuran program buku murah di Istana Negara, pagi tadi.
Depdiknas telah menyediakan dana Rp20 miliar untuk pembelian hak cipta sekitar 400 jilid buku pelajaran sekolah dasar hingga menengah atas.
Pemerintah saat ini sudah memiliki hak cipta atas buku untuk sekolah menengah kejuruan sebanyak 216 judul, SMA/MA 24 judul, SMP/MTS 72 judul, dan SD/MI 95 judul.(er)
bisnis.com
Berita Lain
- Krisis tak ganggu realisasi anggaran pendidikan
- Pembahasan anggaran pendidikan selesai Desember
- Alumnus Unas diharapkan tak nganggur
- Program School Climate Challenge diluncurkan
- Peluang beasiswa ke Eropa makin terbuka