Bisnis Indonesia Online » Umum » Pendidikan
Senin, 01/09/2008 13:11 WIB
RI kirim 5 siswa SMA ke acara debat di AS
oleh : Hilda Sabri Sulistyo
JAKARTA (bisnis.com): Lima siswa SMA yang mewakili Indonesia di ajang World Schools Debating Championship (WSDC) yang berlangsung di Washington, AS, pada 5-15 September diharapkan dapat naik ke peringkat lima besar.
"Ekspektasi pinginnya bisa peringkat satu, tapi terakhir tim Indonesia di peringkat 11, sementara diakhir kompetisi hanya ada satu pemenang WSDC yaitu tim yang memenangkan babak final," ujar Dirjen Manajemen Pendidikan Dasar dan Menengah (Mandikdasmen) Depdiknas Suyanto pagi ini.
Menurut dia, WSDC merupakan ajang kompetisi di mana siswa-siswi sekolah menengah terbaik di seluruh dunia berkumpul untuk memperdebatkan berbagai isu internasional. Topik yang diperdebatkan tahun ini mencakup pertanyaan apakah pemerintah harus menyelematkan institusi keuangan yang terancam bangkrut.
Selain itu apakah direktur perusahaan harus dimintai pertanggungjawabannya pribadi atas kerusakan lingkungan hidup yang disebabkan oleh perusahaannya. Tema yang diangkat dalam debat disesuaikan dengan isu hangat di dunia yang banyak menjadi sorotan. Tetapi lebih penting adalah kemampuan menguasai pertandingan dan memenangkannya, katanya.
Lima siswa SMA terpilih akan mewakili Indonesia adalah Aria Danaparamita (SMAN 1 Depok), Wildan dan AA Sg Dwinta Kuntaladara (SMAN 4 Denpasar), Adini Ilma G.Sjah (SMAN 1 Mataram) dan Christian L. Harlianto dari SMAK 1 BPK Penabur, Bandung.
Suyanto mengatakan para Senator di AS umumnya memiliki kemampuan berdebat yang handal dan bisa menjadi model pembelajaran berkomunikasi dengan publik oleh para peserta kegiatan WSDC ini. Dia mengingatkan karena tema debat yang akan diangkat terkait dengan isu lingkungan, penyelamatan institusi keuangan, maka tim Indonesia diharapkan tidak terjebak ke arah perdebatan politis.
Tim Indonesia didampingi pelatih, Sherria Ayuandini dan Taufik Indrakesuma serta manajer yang juga akan menjadi juri di WSDC 2008, Rivandra Royono.
Ketua Tim Indonesia Rivandra Royono kelima anggota delegasi Indonesia itu diseleksi melalui proses panjang, dimulai dari serangkaian seleksi tingkat provinsi yang berujung pada kompetisi debat tingkat nasional Indonesia Schools Debating Championship pada Februari 2008.
"Di kompetisi nasional itu, sembilan peserta terbaik diseleksi dan menjadi kandidat untuk delegasi Indonesia ke WSDC kemudian terpilih lima siswa untuk menjalankan pelatihan guna lebih menajamkan kemampuan analisis, logika, dan ketrampilan berbicara di muka umum," tambahnya. (tw)
bisnis.com
Berita Lain
- Krisis tak ganggu realisasi anggaran pendidikan
- Pembahasan anggaran pendidikan selesai Desember
- Alumnus Unas diharapkan tak nganggur
- Program School Climate Challenge diluncurkan
- Peluang beasiswa ke Eropa makin terbuka