Bisnis Indonesia Online » Umum » Pendidikan
Selasa, 16/09/2008 11:25 WIB
Depdiknas alokasikan Rp748 miliar beasiswa SD
oleh : Hilda Sabri Sulistyo
JAKARTA (Bisnis.com): Depdiknas akan kucurkan beasiswa SD sebesar Rp748 miliar tahun depan untuk 2,2 juta siswa miskin termasuk bantuan pendidikan bagi anak-anak PNS//TNI/Polri golongan rendah.
Peningkatan jumlah penerima beasiswa ini sekitar tiga kali lipat dari 2008, bertujuan agar anak-anak yang rawan putus sekolah, karena alasan ekonomi, tetap dapat menikmati layanan pendidikan dasar di bangku sekolah.
Mudjito AK, Direktur Pembinaan TK dan SD Ditjen Manajemen Pendidikan Dasar dan Menengah Depdiknas, mengatakan kenaikan jumlah penerima beasiswa itu seiring dengan dengan kenaikan anggaran pendidikan 20%. "Beasiswa bagi siswa miskin jenjang SD sasarannya 1,7 juta orang masing-masing menerima Rp360.000/tahun, sementara untuk bantuan pendidikan SD bagi anak PNS golongan 1-11, Tamtama TNI/Polri sasarannya 405.338 orang yang besarnya Rp250.000/per anak,” jelasnya, hari ini.
Menurut dia, berdasarkan data kemiskinan Biro Pusat Statistik (BPS), prioritas penyaluran dana beasiswa dibagikan pada 1,7 juta anak yang masih hidup di bawah garis kemiskinan, sedangkan sisanya 405.000 siswa bantuan pendidikan yang bersifat penghargaan sehingga nilainya berbeda.
Pada 2008, alokasi beasiswa bagi siswa miskin jenjang SD senilai Rp360.000/siswa/tahun diberikan kepada 690.000 siswa di seluruh Indonesia.
Dewi Asih Heryani, Kepala Subdirektorat Kesiswaan Direktorat TK dan SD Depdiknas, menjelaskan beasiswa senilai Rp748 miliar lebih itu dialokasikan ke semua pemerintah provinsi. Pembagian diprioritaskan untuk anak-anak miskin yang rawan putus sekolah. Saat ini, sebanyak 841.000 siswa SD atau 2,9% dari total murid SD/MI sekitar 28,1 juta putus sekolah, sehingga pada akhir 2008 ditargetkan tidak ada lagi anak usia SD yang tidak menikmati layanan pendidikan dasar.(yn)
bisnis.com
Berita Lain
- Krisis tak ganggu realisasi anggaran pendidikan
- Pembahasan anggaran pendidikan selesai Desember
- Alumnus Unas diharapkan tak nganggur
- Program School Climate Challenge diluncurkan
- Peluang beasiswa ke Eropa makin terbuka