Bisnis Indonesia Online » Umum » Pendidikan


Selasa, 16/09/2008 14:55 WIB

SDN Sumur Batu 12 nyaris ambruk, siswa mengungsi

oleh : Nurudin Abdullah

JAKARTA (Bisnis.com): Kegiatan belajar dan mengajar di SDN Sumur Batu 12 pagi, Jl. Nilam Raya, Kemayoran, Jakarta Pusat, terhenti akibat gedung sekolah itu rusak parah dan nyaris ambruk.

Sekretaris Panitia Pembangunan SDN Sumur Batu 12 Pagi Eka Susanti mengatakan aktivitas belajar siswa kelas I-VI sudah empat bulan ini terpaksa diungsikan ke SDN Sumur Batu 10 yang lokasinya berdekatan dengan SDN Sumur Batu 12 pagi.

“Dinas Pendidikan Dasar DKI sudah mengetahui kondisi sekolah yang mau rubuh, yang bagian kuda-kuda bangunannya sudah ditopang tiang,” katanya di Jakarta, hari ini.

Dia mengatakan pihak Dinas Pendidikan Dasar (Dikdas) DKI sudah mengetahui kondisi SDN Sumur Batu 12 dan juga SDN Sumur Batu 10, yang sesungguhnya juga dalam kondisi kurang layak.

Namun, lanjutnya, pihak pejabat Dinas Dikdas menyatakan pada 2008 tidak ada anggaran untuk merenovasi gedung sekolah tersebut karena kegiatan renovasi diprioritaskan untuk gedung pendidikan di daerah banjir.

Menurut Eka, pihak sekolah bersama komite sekolah berupaya melakukan renovasi secara mandiri dengan mengumpulkan dana sumbangan sukarela dari orangtua para siswa untuk merenovasi bangunan tahap pertama.

Dari sumbangan sukarela orangtua siswa senilai Rp30.000 - Rp1 juta itu, jelas dia, akhirnya terkumpul dana sebesar Rp39,6 juta yang kemudian digunakan untuk membiayai perbaikan sekolah tahap pertama yang telah rampung Juli lalu.

Sedangkan untuk renovasi tahap kedua yang saat ini masih dalam proses diperkirakan akan menghabiskan dana sekitar Rp81,3 juta.

Sementara itu, anggota Komisi E DPRD DKI Jakarta Gandhy Sulhani, menyayangkan kurangnya perhatian Dinas Dikdas DKI terhadap kondisi bangunan sekolah yang berumur tua tapi tidak mendapat anggaran untuk direhabilitasi.

“Apa harus menunggu ambruk dan minta korban, baru dialokasikan anggarannya. Padahal pada 2006 sudah ditinjau dan diharapkan akan diusulkan di 2007 agar dianggarkan. Tetapi hingga 2008 ini pun tidak masuk dalam anggaran,” katanya.(er)

bisnis.com

 

Berita Lain

  • Unilever ajak guru SD pahami dunia anak
  • Bob dukung SMK jadi pusat pertumbuhan
  • Depdiknas & Bappenas sebarkan sistem PAUD 2009
  • UU Pajak disosialisasikan di kampus

Komentar

Beri Komentar