Bisnis Indonesia Online » Umum » Internasional
Kamis, 08/05/2008 20:10 WIB
AS bantu US$3 juta untuk Myanmar
oleh : Tri D. Pamenan
WASHINGTON: Amerika Serikat melalui Badan Pembangunan Internasional Pemerintah AS (USAID) memberikan bantuan awal senilai US$3,25 juta guna membantu memenuhi kebutuhan darurat rakyat Myanmar yang terkena Badai Nargis.
Namun bantuan yang akan dialokasikan oleh Disaster Assistance Response Team (DART) USAID saat ini masih berada di Bangkok karena menunggu izin masuk ke Myanmar.
"USAID merasa senang dapat bekerjasama dengan Palang Merah Amerika untuk memberikan bantuan kepada masyarakat Myanmar," kata Administrator USAID Henrietta H. Fore melalui siaran pers yang baru saja diterima Bisnis.
Bantuan ini akan membantu pelaksanaan studi masyarakat yang sedang berlangsung, pengerahan dan pembagian pasokan bantuan dari tempat penyimpanan milik Palang Merah Amerika, menindaklanjuti pengawasan dan koordinasi, serta pengadaan, transportasi, dan penyimpanan darurat perlengkapan untuk pengungsian.
Menurut Kantor PBB untuk Koordinasi Bantuan Kemanusiaan (OCHA), yang termasuk kebutuhan mendesak bagi masyarakat di kawasan yang terkena bencana adalah lembaran plastik, obat pemurni air, peralatan memasak, kelambu, kotak P3K, makanan, dan persediaan bahan bakar.
"Lingkup bencana ini sangat besar dan simpati kami bersama para keluarga yang terkena musibah ini," kata David Meltzer, wakil presiden senior Layanan Internasional Palang Merah Amerika. (tw)
bisnis.com
Berita Lain
- Mahasiswa 19 tahun jadi walikota AS
- 90 Helikopter dikerahkan lagi ke Sichuan
- Penganiayaan buruh asing di Jepang melonjak
- Obama janjikan kemakmuran bagi Israel
- AS bantu US$3 juta untuk Myanmar