Bisnis Indonesia Online » Umum » Internasional
Senin, 02/06/2008 12:15 WIB
Bill Clinton tawarkan program pemulihan ekonomi
oleh : Tri D. Pamenan
HELENA, MONTANA, AS (bisnis.com): Mantan Presiden Bill Clinton berkampanye untuk istrinya senator Hillary Clinton dalam putaran terakhir kampanye Partai Demokrat yang bertempat di Helena, Ibukota negara bagian Montana, AS, Minggu malam waktu setempat (Senin siang di Jakarta).
Dalam kampanye yang digelar di gedung olah raga milik Capitol High School tersebut Bill Clinton menawarkan program pemulihan ekonomi yang akan dijalankan Hillary Clinton.
Ratusan penduduk Helena, sebuah kota berpenduduk total sekitar 30.000 jiwa yang tersebar di antara areal perkebunan dan perbukitan tampak antusias menghadiri rangkaian kampanye Partai Demokrat tersebut.
Isu yang diangkat Bill Clinton dalam kampanye itu adalah tentang perlunya peningkatan jaminan kesehatan bagi penduduk, program restrukturisasi energi, dan solusi atas lonjakan harga BBM di AS.
Dia menyoroti merosotnya daya serap tenaga kerja selama era pemerintahan George Bush telah memukul perekonomian AS dan menyeret banyak warga kelas menengah di negara tersebut ke jurang kemiskinan.
"Untuk itu kita tidak boleh salah dalam mengambil keputusan untuk Pemilu mendatang. Hillary mempunyai program konkret untuk membenahi perekonomian AS," ujar dia.
Langkah paling memungkinkan yang dapat dilakukan untuk dapat menyerap tenaga kerja dengan cepat dalam jumlah besar adalah modernisasi infrastruktur, seperti perbaikan jalan kereta api. Solusi tersebut diyakininya sekaligus dapat menyelesaikan masalah krisis harga BBM mengingat kereta api merupakan jenis transportasi massal jarak jauh yang paling efisien.
Bill juga mengatakan Hillary telah menyiapkan sejumlah proyek efisiensi energi, termasuk modernisasi transmisi kelistrikan di AS dan penataan ulang gedung-gedung di negara tersebut untuk menekan penggunaan AC.
Negara bagian Montana akan menggelar primary pada 3 Juni mendatang, serentak dengan New Mexico dan South Dakota. Hasil primary tersebut akan memberikan pengaruh besar terhadap calon presiden yang akan ditetapkan Partai Demokrat.(er)
bisnis.com
Berita Lain
- Obama diduga menangi debat final
- Lambaian 2 Capres AS
- Obama puji Palin, McCain serang Biden
- Debat Obama-McCain fokus ke isu krisis keuangan
- Bentrokan tewaskan tentara Kamboja