Bisnis Indonesia Online » Umum » Internasional
Senin, 28/07/2008 07:54 WIB
Presiden Turki kutuk keras 2 ledakan bom di Istanbul
oleh : Antara
ANKARA (Xinhua/Reuters): Presiden Turki Abdullah Gul mengutuk keras dua ledakan bom di Istanbul yang menewaskan 14 orang dan melukai 140 orang lagi.
Gul mengeluarkan pernyataan tersebut tak lama setelah dua ledakan yang terjadi di daerah pertokoan sibuk di wilayah Gungoren di kota terbesar di Turki, Istanbul, Minggu malam.
Gubernur Istanbul Muammer Guler menyebut kedua ledakan itu sebagai aksi teror dan mengatakan, "Dapat dipastikan bahwa ini adalah serangan teror."
Sebagaimana dikutip stasiun televisi swasta Turki, NTV, Guler mengatakan kedua bom ditempatkan di tempat sampah dan meledak di daerah pertokoan sibuk, tempat sejumlah orang sedang berjalan pada akhir pekan musim panas.
NTV menayangkan gambar ambulan sedang membawa korban cedera serius ke rumah sakit di dekat tempat kejadian setelah kedua ledakan tersebut.
Korban tewas oleh ledakan kedua, setelah satu ledakan kecil di tempat telepon membuat orang-orang menghampiri tempat itu, kata laporan tersebut.
Korban cedera meliputi 15 orang yang menderita luka parah dan dikirim ke rumah sakit terdekat untuk memperoleh perawatan medis.(yn)
bisnis.com
Berita Lain
- Rice: Al-Qaeda terlibat serangan di Mumbai
- Pakistan tak serahkan teroris ke India
- Rice ke India redam ketegangan pascateror
- WNI diimbau tunda perjalanan ke Thailand
- Krisis di Thailand temukan titik terang