Bisnis Indonesia Online » Umum » Internasional
Jumat, 01/08/2008 09:25 WIB
PM Jepang diduga kocok ulang menterinya
oleh : Antara
TOKYO (Antara/Reuters): Perdana Menteri Jepang Yasuo Fukuda tampaknya akan mengocok ulang lebih dari separuh jumlah menteri dalam kabinetnya pada hari ini untuk mendongkrak popularitas dan kinerjanya, kata media setempat. Pemimpin Jepang, yang peringkat popularitasnya merosot menjadi sekitar 25%, itu juga berusaha akan memberi peluang kepada pesaingnya Taro Aso, mantan Menteri Luar Negeri yang sering disebut-sebut sebagai pesaing utama untuk menggantikan Fukuda bila dia gagal, untuk jabatan penting partai yang berkuasa yakni sekretaris jenderal, kata media massa. Namun demikian, jajaran kabinet baru tak mungkin mengakhiri spekulasi atas pemilihan umum dan penanganan kebijakan langsung yang belum jelas, seperti pukulan ekonomi krisis kredit global. "Reshuffle ini adalah kesempatan pertama baginya untuk menunjukkan `warna Fukuda'. Pertanyaan besar adalah apakah dia bisa mengklarifikasi secara obyektif kebijakannya dan membentuk citra untuk menghadapi pemilihan umum mendatang," kata Harian Ekonomi Nikkei di dalam tajuknya. Fukuda pada Kamis mengatakan kepada para wartawan akan memutuskan perombakan kabinet pada pertemuan dengan mitra koalisinya Akihiro Ota, Ketua Partai Komeito Baru, pada Jumat pagi. Fukuda diduga akan menarik Nobutaka Machimura dari jabatan Kepala sekretaris Kabinet, dan terdapat spekulasi bahwa dia mungkin akan diganti pembantu tertingginya, kata sejumlah media. Namun demikian, suatu perubahan kabinet tidak akan mengubah kenyataan di dalam parlemen di mana oposisi menguasai Majelis Tinggi dan tak merahasiakan keinginannya untuk menuntut pemilu dini, dan berharap menyingkirkan Partai Liberal Demokrat Fukuda yang berkuasa.(er)
bisnis.com
Berita Lain
- Rice: Al-Qaeda terlibat serangan di Mumbai
- Pakistan tak serahkan teroris ke India
- Rice ke India redam ketegangan pascateror
- WNI diimbau tunda perjalanan ke Thailand
- Krisis di Thailand temukan titik terang