Bisnis Indonesia Online » Umum » Internasional
Jumat, 08/08/2008 15:10 WIB
RI incar posisi profesional di Australia
oleh : Tri D. Pamenan
JAKARTA: Pemerintah RI dan Australia akan mencari peluang pengembangan kerja sama baru secara bilateral, termasuk di antaranya adalah membuka peluang bagi tenaga profesional asal Indonesia untuk bekerja di
Australia.
Pembahasan mengenai hal tersebut akan dilakukan antara Menlu RI Hassan Wirajuda dan Menlu Australia Steven Smith saat keduanya bertemu di Jakarta, pekan depan.
Juru Bicara Deplu RI Teuku Faizasyah mengatakan kunjungan kerja Menlu Australia Steven Smith ke Indonesia pada 12 Agustus tersebut merupakan kunjungan yang pertama kali sejak dia menjabat pada posisi tersebut.
"Dalam pertemuan itu kedua Menlu akan mengidentifikasi kembali apa-apa saja yang telah dikerjasamakan oleh kedua negara. Sekaligus juga akan dicari celah-celah kerja sama baru yang dapat dikembangkan," ujarnya
siang ini.
Selain bertemu di Jakarta, keduanya akan berkunjung ke Makassar untuk meresmikan satu sekolah baru yang dibangun atas bantuan pemerintah Australia.
Sejauh ini terdapat tiga kerangka kerja sama yang telah disepakati RI dan Australia. Ketiganya adalah kemitraan strategik, perdagangan dan investasi, serta kerja sama pertahanan yang disepakati melalui Lombok Treaty.
Dua hal yang akan dibahas dalam pertemuan pada pekan depan adalah tentang pemanfaatan 'Student Visa'. Menurut Faiza, akan diusulkan agar pemegang visa belajar dapat diizinkan untuk juga bekerja di negara
tempat studinya. "Ini tentu akan bermanfaat bagi pelajar asal Indonesia yang sedang menimba ilmu di Australia."
Hal kedua yang akan dibahas adalah kemungkinan untuk dibukanya peluang bagi tenaga profesional asal RI untuk bekerja di Australia. Yang akan dikerjasamakan adalah untuk profesional di bidang teknik [engineering]
dan keperawatan. (ln)
bisnis.com
Berita Lain
- Rice: Al-Qaeda terlibat serangan di Mumbai
- Pakistan tak serahkan teroris ke India
- Rice ke India redam ketegangan pascateror
- WNI diimbau tunda perjalanan ke Thailand
- Krisis di Thailand temukan titik terang