Bisnis Indonesia Online » Umum » Internasional
Senin, 18/08/2008 16:34 WIB
Musharraf mundur dari jabatan presiden
oleh : Yurivito Kris Nugroho
ISLAMABAD (AP): Presiden Pakistan Pervez Musharraf mengatakan mundur untuk menghindari pertarungan impeachment yang akan merugikan Negara.
Di dalam pidatonya yang disiarkan di televisi, Musharraf mengatakan dia akan mundur hari Senin waktu setempat dan akan menyerahkan pengunduran dirinya kepada Majelis Nasional. "Saya harap negara dan rakyat akan mengampuni kesalahan saya," kata Musharraf.
Masih belum jelas apakah Musharraf kemudian akan tetap tinggal di Pakistan atau tidak. Dia mengatakan bahwa takdirnya ada di tangan rakyat Pakistan. Musharraf mendominasi Pakistan setelah melakukan kudeta militer pada 1999.
Dia membuat negaranya menjadi tempat strategis bagi Amerika Serikat untuk mendukung perang melawan terorisme. Tapi setelah itu, popularitasnya menurun dan masyarakat Pakistan menyalahkan Musharraf atas meningkatnya kekerasan di negaranya.
Hal tersebut dikarenakan karena aliansinya dengan Amerika Serikat. Reputasinya semakin jatuh tahun lalu saat dia memberhentikan beberapa hakim dan memberlakukan keadaan darurat.
Di dalam pengumumannya, dia mengatakan banyak masalah dihadapi Pakistan, termasuk krisis ekonomi. "Saya berdoa semoga pemerintah dapat menghentikan krisis ini dan mengeluarkan negara ini dari krisis," tambahnya. (tw)
bisnis.com
Berita Lain
- Rice: Al-Qaeda terlibat serangan di Mumbai
- Pakistan tak serahkan teroris ke India
- Rice ke India redam ketegangan pascateror
- WNI diimbau tunda perjalanan ke Thailand
- Krisis di Thailand temukan titik terang