Bisnis Indonesia Online » Umum » Internasional
Sabtu, 30/08/2008 12:41 WIB
Georgia putuskan hubungan dengan Rusia
oleh : Taufik Wisastra
TBILISI, Georgia (AP): Georgia memutuskan hubungan dengan Moskwa sebagai protes kehadiran tentara Rusia di wilayahnya.
Rusia menyebut langkah itu hanya akan memperburuk keadaan. Para pemimpin Uni Eropa (UE) akan bertemu di Brussels pada Senin untuk membahas kehadiran tentara Rusia di Georgia.
PM Rusia Vladimir Putin mengingatkan Eropa untuk tidak memenuhi tawaran AS. "Moskwa tidak takut dengan sanksi negara Barat."
Rusia menghadapi isolasi karena serangan ke Georgia dan mengakui kemerdekaan wilayah Ossetia Selatan dan Abkhazia. AS dan Eropa mengecam aksi Rusia namun berusaha menemukan respons yang efektif.
Para pemimpin UE diperkirakan tidak akan mengenakan sanksi terhadap Rusia dalam pertemuan tingkat tinggi mereka. Namun mereka mungkin akan menunjuk seorang utusan khusus ke Georgia untuk mengawasi gencatan senjata, kata pejabat Prancis dan Belgia.
Para diplomat Georgia di Rusia akan meninggalkan Moskwa pada Sabtu, ungkap Kementerian Luar Negeri. Langkah itu diambil menyusul seruan dari anggota parlemen yangmemberikansuara pada Kamis untuk memutuskan hubungan denganRusia.(tw)
bisnis.com
Berita Lain
- Rice: Al-Qaeda terlibat serangan di Mumbai
- Pakistan tak serahkan teroris ke India
- Rice ke India redam ketegangan pascateror
- WNI diimbau tunda perjalanan ke Thailand
- Krisis di Thailand temukan titik terang