Bisnis Indonesia Online » Umum » Internasional


Rabu, 24/09/2008 12:34 WIB

Menteri Transportasi Inggris mundur

oleh : Antara

LONDON (Antara/Reuters): Menteri Transportasi Inggris Ruth Kelly mengajukan mundur kepada Perdana Menteri Inggris Gordon Brown dari Partai Buruh karena ingin memiliki lebih banyak waktu bersama keluarga, kata laporan televisi Sky, Rabu.

Sky, yang mengutip sumber yang tidak diketahui identitasnya mengenai informasi tersebut, mengatakan bahwa keputusan Kelly tampaknya tidak ada kaitan dengan sejumlah seruan kepada Brown agar mengundurkan diri berkaitan dengan hasil jajak pendapat Partai Buruh, yang mengungkapkan rendahnya dukungan massa selama kurang dari dua tahun sebelum dilakukannya pemilihan parlemen.

Kelly adalah salah seorang pendukung perdana menteri, tetapi saat keberangkatannya akan dibayang-bayangi oleh upaya terakhirnya untuk menghimpun dukungan partai berkuasa, katanya. Tidak ada konfirmasi independen mengenai laporan itu yang diperoleh.

Dalam satu pidato konferensi tahunan Partai Buruh Selasa lalu, Brown menentang sejumlah seruan agar dirinya mundur serta bersumpah akan tetap berpegang pada kepercayaannya dan berjuang untuk memperbaiki kehidupan rakyat Inggris.

Brown yang juga mantan menteri keuangan itu mengatakan pada saat pasar global mengalami krisis tidak ada waktu bagi penggantian orang baru. Pernyataannya itu ditujukan kepada oposisi Konservatif dan mungkin pesaingnya dari Partai Buruh, David Miliband.

Setelah 11 tahun memegang kekuasaan, Partai Buruh berposisi sekitar 20 poin di belakang Konservatif dalam jajak pendapat umum itu, sehingga kemungkinan pemerintah bisa dikalahkan pada pemilihan umum mendatang sekitar pertengahan 2010.

Brown, 57, menjanjikan beberapa kebijakan baru penting atau sejumlah langkah pengeluaran, yang diduda tidak akan menghentikan beberapa pertanyaan para anggota parlemen dari Partai Buruh mengenai kepemimpinannya.

Namun, sejumlah delegasi menyukai penampilannya dan para penulis buku mengatakan tindakan seperti itu saat ini semakin berkurang, sehingga dia diduga akan terus melaju.

Suatu pemberontakan kecil pekan lalu meletus ketika belasan anggota parlemen menyerukan agar Brown mundur.

Ekonomi merupakan permata di mahkota Partai Buruh. Tetapi inflasi yang saat ini mencapai dua kali lipat dari target pemerintah, pengangguran yang kian meningkat, serta anjloknya pasar perumahan telah mendesak Inggris ke arah resesi pertama sejak 1992.

Brown, yang mengambil alih kekuasaan dari Perdana Menteri Tony Blair pada Juni 2007, kurang memiliki daya tarik ketimbang para pendahulunya. Selain itu, beberapa tokoh di dalam Partai Buruh ingin agar Brown menjadi komunikator yang baik untuk memimpin mereka dalam pemilu mendatang.(er)

bisnis.com

 

Berita Lain

  • Pasukan India sisir kamar hotel cari teroris
  • ASEAN+3 kumpulkan US$150 miliar
  • Presiden Yudhoyono kutuk serangan di India
  • Australia berlakukan travel warning ke India

Komentar

Beri Komentar