Bisnis Indonesia Online » Umum » Internasional
Selasa, 14/10/2008 10:24 WIB
Polling: Obama ungguli McCain secara nasional
oleh : Elsya Refianti
WASHINGTON (Bloomberg): Kandidat presiden Partai Demokrat Barack Obama mengungguli rivalnya dari Partai Republik John McCain dalam sejumlah polling nasional dan beberapa negara bagian AS.
Obama unggul atas McCain dengan raihan suara 53% berbanding 43% di kalangan para responden pemilih dalam polling yang digelar Washington Post-ABC News pada 8-11 Oktober. Survei itu memiliki margin of error 3,5% poin.
Keputusan McCain untuk menghabiskan lebih banyak waktu untuk menyerang kualifikasi Obama daripada fokus kepada sejumlah isu yang dikhkawatirkan para pemilih bisa memukul kandidat tersebut karena McCain sekarang memiliki peringkat negatif lebih tinggi daripada Obama, kata the Post.
Senator Illinois Obama secara rata-rata unggul lebih dari 7% poin, demikian menurut situs Web realclearpolitics.com. Obama memimpin dalam sejumlah polling di Florida dan Iowa, sementara McCain mengklaim kemenangan di Alabama. Secara statistik dua polling bersaing ketat di Georgia, North Carolina dan satu di Ohio.
"Ketika ekonomi berada dalam krisis, masyarakat menginginkan jawaban pasti," kata Gubernur Pennsylvania Ed Rendell dari Partai Demokrat kemarin dalam program Fox News Sunday. "Senator Obama telah memperluas kepemimpinannya, dan semestinya menjadi pesan yang jelas bagi kampanye McCain bahwa serangan pribadi yang dilancarkannya belakangan ini tidak mempan," kata Rendell.
Satu polling Muhlenberg College menunjukkan bahwa Obama menang 12 poin di Pennsylvania dengan 4 poin margin of error.
Sejumlah polling menunjukkan para responden pemilih lebih mempercayai Obama ketimbang McCain dalam menangani ekonomi, dan senator Arizona itu telah kehilangan banyak suara karena para pemilih lebih fokus kepada krisis finansial.
Obama, 47, dijadwalkan berpidato mengenai ekonomi pada hari ini pkl. 1:30 waktu setempat di Toledo, Ohio. Dia akan menawarkan 'rencana penyelamatan' bagi kelas menengah, kata juru kampanyenya.
Di Florida, Obama memimpin dengan raihan suara 49% berbanding 44% untuk McCain, ungkap satu survei dari 600 responden pemilih yang digelar pada 6-8 Oktober oleh Research 2000. Survei itu memiliki margin of error 4% poin.
Di Iowa, Obama memimpin 54% berbanding 41%, kata polling SurveyUSA terhadap 692 responden pemilih yang dilaksanakan pada 8-9 Oktober.
Di Colorado, Obama unggul 52% berbanding 42%, ungkap survei Public Policy Polling terhadap 1.331 responden pemilih yang dilangsungkan pada 8-10 Oktober.
Sebuah polling harian Ohio yang digelar 4-8 Oktober terhadap 876 responden pemilih menunjukkan McCain memperoleh 48% dukungan berbanding 46% bagi Obama, dengan margin of error dalam survei itu sebesar 3,3% poin.
Polling Ohio lainnya yang dilaksanakan pada 9 Oktober terhadap 509 responden pemilih oleh InsiderAdvantage/Poll Position menunjukkan Obama unggul atas McCain dengan angka 49% berbanding 44%. Margin of error polling tersebut sebesar 4% point.
Di North Carolina, McCain unggul dengan 48% berbanding 46%, ungkap polling WSOC-TV yang digelar 6-7 Oktober dengan sampling error 4,5% poin.
Di Georgia, McCain menang atas Obama dengan raihan 49% berbanding 46%, ungkap survei polling Insider Advantage/Poll Position pada 9 Oktober lalu terhadap 531 responden pemilih dengan margin of error 4% poin.
Masing-masing kandidat masih mempunyai keunggulan yang solid di beberapa negara bagian yang secara tradisional mendukung partainya. Di Alabama, sebuah polling Survey USA yang digelar pada 8-9 Oktober menunjukkan McCain, 72, unggul 62% atas Obama yang meraih 35% suara dari 697 responden pemilih.
Di Oregon, Obama unggul atas McCain dengan raihan suara 54% berbanding 43% dalam sebuah survei Rasmussen terhadap 700 responden pemilih yang digelar 9 Oktober dengan margin of error 4% poin.
Di Vermont, sebuah polling Rasmussen pada 6 Oktober menunjukkan Obama meraih 65% suara dan McCain 32%.(er)
bisnis.com
Berita Lain
- Obama umumkan tambahan staf Gedung Putih
- "AS ambil langkah apapun pulihkan ekonomi"
- Hillary calon kuat menlu pilihan Obama
- Rombongan SBY mendarat di Maryland
- SBY ke AS dan Amerika Latin hingga 26 November