Bisnis Indonesia Online » Umum » Internasional
Selasa, 14/10/2008 19:05 WIB
SBY dukung diplomasi Thailand-Kamboja
oleh : Ratna Ariyanti
JAKARTA: Presiden Susilo Bambang Yudhoyono mendukung upaya diplomasi antara pemerintah Thailand dan Kamboja guna menyelesaikan konflik terbuka di wilayah perbatasan kedua negara itu.
Hal itu disampaikan oleh Presiden Yudhoyono sesaat setelah mendarat di Pangkalan Udara TNI Halim Perdanakusumah seusai melakukan kunjungan kerja selam dua hari ke Surabaya.
Presiden menambahkan dirinya segera mengontak Perdana Menteri Kamboja Hun Sen dilanjutkan dengan pembicaraan bersama Perdana Menteri Thailand Somchai Wongsawat guna membicarakan perihal masalah ini.
"Dan inti pembicaraan saya [dengan PM Hun Sen], tentu saya berharap perundingan damai, negosiasi terus dilanjutkan, konflik bersenjata dapat dicegah berdasarkan spirit ataupun semangat Asean yang ingin menyelesaikan masalah secara damai. Dan saya katakana pula ini menjadi harapan Asean, Indonesia juga siap menjadi bagian dari solusi," ujar Presiden hari ini.
Sementara itu, pembicaraan dengan PM Thailand Somchai Wongsawat, lanjut Kepala Negara, juga berkisar seputar kekhawatiran Presiden jika terjadi konflik terbuka di perbatasan kedua negara itu.
"PM Thailand kruang lebih memiliki keinginan yang sama untuk kembali duduk dalam perundingan dan mencegah terjadi konflik. Bahkan dikatakan pada saya besok telah dimulai perundingan awal dan pada 21 oktober akan diadakan pertemuan yang lebih formal dan subtansif di antara kedua negara. Tujuannya adalah mencari solusi damai," ujarnya.
Ketegangan di antara sesama anggota Asean ini memuncak pada Juli dipicu oleh penetapan mengenai Candi Khmer kuno Preah Vihear sebagai situs warisan dunia milik Kamboja yang disampaikan UNESCO. Penetapan
ini memancing kemarahan kaum nasionalis di Thailand yang masih menganggap bahwa situs tersebut adalah milik mereka. (ln)
bisnis.com
Berita Lain
- Rice: Al-Qaeda terlibat serangan di Mumbai
- Pakistan tak serahkan teroris ke India
- Rice ke India redam ketegangan pascateror
- WNI diimbau tunda perjalanan ke Thailand
- Krisis di Thailand temukan titik terang