Calon perawat unjuk rasa di DPRD Jabar

Jumat, 19/06/2009 11:51:33 WIBOleh: Yanto Rachmat Iskandar
BANDUNG (bisnis.com): Ratusan calon perawat melakukan aksi unjuk rasa di DPRD Jabar mendesak DPR pusat segera membahas dan mengesahkan RUU Keperawatan.

Forum Mahasiswa Keperawatan (Formakap) Jabar menilai DPR dan Pemerintah tidak peduli terhadap tenaga keperawatan atau calon perawat. Mahasiswa mengancam akan mengajak perawat di Jabar sebanyak 20.000 orang melakukan mogok kerja pada 23 Juni.

Masdum Ibrahim, juru bicara pengunjuk rasa, menilai tenaga perawat rawan tuntutan hukum karena belum terlindungi undang-undang. Dia menilai undang-undang akan menjamin profesi perawat, sekaligus menjadi landasan untuk mendorong tenaga keperawatan menjadi lebih profesional.

"Sekarang juga disinyalir masuk tenaga perawat asing," katanya hari ini.

Menurut dia, desakan tenaga perawat asing tersebut membuat posisi tawar tenaga perawat lokal menjadi lemaah karena tidak mendapat sokongan regulasi.

Masdum menilai Pemerintah Indonesia dan DPR wajib mensahkan RUU Keperawatan karena hampir semua negara Asean telah memil iki aturan serupa. "Tinggal Indonesia, Laos, dan Vietnam," katanya. (tw)
Nikmati kemudahan mengakses koran Bisnis Indonesia dalam berbagai format hanya dengan mendaftar menjadi member, GRATIS !
Daftar member »
 

Komentar

Hak Cipta © 2007 - 2009 - PT Jurnalindo Aksara Grafika