Kusir delman di DKI tuntut relokasi

Rabu, 24/06/2009 12:35:51 WIBOleh: Mia Chitra Dinisari

JAKARTA (bisnis.com): Puluhan kusir delman di Jakarta menuntut Pemprov DKI segera merealisasikan rencana relokasi mereka ke Ancol, Monas dan TMII, dan mencabut SK pelarangan operasi di Monas.

Sekjen Persatuan Perjuangan Delman Betawi Iswandi mengatakan percepatan relokasi mendesak dilakukan karena selama ini pendapatan kusir menurun drastis akibat larangan operasi di Monas dan risiko keselamatan serta kesehatan kuda sangat tinggi.

"Kami ingin sebelum relokasi ditetapkan maka kusir delman diperbolehkan untuk beroperasi di Monas agar kami tidak terlantar" ujar Iswandi.

Apalagi, kata dia, janji relokasi itu sudah disampaikan Pemprov DKI pada 30 April 2008 dalam aksi tatap muka antara Pemprov DKI dan para kusir delman. Dalam audiensi itu, Pemprov DKI menjanjikan relokasi delman akan ditetapkan di tiga lokasi yakni Monas, Ancol, dan Taman Mini.

Sekretaris Daerah DKI Muhayat mengatakan SK pelarangan delman di Monas tidak bisa dicabut karena sudah bersifat final. Hal itu, katanya, karena Monas merupakan obyek kawasan wisata yang diharapkan bersih dan nyaman dikunjungi pengunjungnya.

"Jika delman tetap dibiarkan dioperasikan di sana akan mengganggu karena dari kualitas lingkungan seperti air seninya yang bau bisa mengganggu kawasan Monas," ujar Muhayat siang tadi.

Ketika ditanya mengenai relokasi, dia menjawab hal itu merupakan kewenangan Pemkot Jakarta Pusat dan Dinas Pariwisata untuk menerapkan kebijakannya.

Di Jakarta saat ini terdapat 250 delman. Sebanyak 90 delman beroperasi di Monas, 20 delman di Senayan dan sisanya tersebar di beberapa daerah Jakarta lainnya. (tw)
Nikmati kemudahan mengakses koran Bisnis Indonesia dalam berbagai format hanya dengan mendaftar menjadi member, GRATIS !
Daftar member »
 

Komentar

Hak Cipta © 2007 - 2009 - PT Jurnalindo Aksara Grafika