Bisnis Indonesia Online » Umum » Sosial


Kamis, 01/05/2008 11:08 WIB

Lapangan Banteng dipadati ribuan demonstran

oleh : Antara

JAKARTA (Antara): Peringatan Hari Buruh 1 Mei ditandai dengan berkumpulnya ribuan demonstran dari kalangan pekerja, yang berasal dari DKI Jakarta dan pinggiran ibukota, di Lapangan Banteng, Menteng, Jakpus, hari ini.

"[Para pendemo] datang ke sini dari sekitar jam 07.00 pagi," kata petugas keamanan Masjid Istiqlal, Nandari, Kamis.

Nandari memaparkan puluhan bus yang membawa para buruh itu diparkirkan di lapangan parkir Masjid Istiqlal, a.l. karena tidak ada lahan pemberhentian yang memadai di Lapangan Banteng.

Dia mengutarakan harapannya agar unjuk rasa yang akan berjalan pada "May Day" berjalan dengan lancar dan tertib, sehingga aksi buruh juga bisa menarik simpati masyarakat.

Puluhan bus berukuran besar hingga sedang seperti minibus memang terlihat di lahan parkir Masjid Istiqlal. Bahkan, terpantau pula bus yang parkir di sekitar Tugu Tani yang berada di dekat Jl. Medan Merdeka Timur.

Sekitar pukul 10.00 WIB, ribuan buruh yang berasal dari beragam kelompok serikat pekerja itu segera berkumpul dan menyeberang untuk berkumpul di Lapangan Banteng.

Pergerakan tersebut menyebabkan arus lalu lintas di jalan raya di sekitar Masjid Istiqlal dan Gereja Kathedral macet.

Sementara itu, ribuan buruh tersebut bergerak sambil mengeluarkan yel-yel a.l. 'Buruh bersatu tak bisa dikalahkan' dan 'Terima kasih kawan-kawan'.

Sedangkan ratusan personil keamanan yang terdiri atas petugas kepolisian dan aparat Tramtib juga telah ditempatkan di sekitar Lapangan Banteng.

Di dalam Lapangan Banteng itu sendiri, telah terdapat sejumlah spanduk dan sebuah panggung yang rencananya akan menjadi tempat orasi dan hiburan bagi para buruh yang akan berdemonstrasi hingga ke Istana Merdeka.

Sebelumnya, sejumlah organisasi buruh telah memutuskan untuk menggelar aksi pada 1 Mei 2008 dari Lapangan Banteng hingga Istana Merdeka.

Aksi itu rencananya akan diikuti ribuan buruh, a.l. dari Serikat Pekerja Rakyat Indonesia (SPRI), Serikat Pekerja Buruh Informal Indonesia (Serbiindo), Serikat Buruh Maritim Nasional Indonesia (SBMNI), Serikat Buruh Transportasi Nasional (SBTN), dan Serikat Pekerja Otomotif Indonesia (SPOI).(er)

bisnis.com

 

Berita Lain

  • RUU Kerahasiaan Negara ancam UU KIP
  • RI bantu korban Nargis di Myanmar US$1 juta
  • Harkitnas persatukan elemen bangsa
  • Vaseline-MTV kampanye pemanasan global

Komentar

Beri Komentar