Bisnis Indonesia Online » Umum » Sosial
Jumat, 09/05/2008 17:06 WIB
Banyak perda memicu potensi korupsi
oleh : Achmad Aris
JAKARTA (Bisnis): KPK menilai ada banyak perda yang saling bertentangan dan memicu potensi korupsi serta menghambat pembangunan ekonomi daerah.
"Saat ini pemda terkesan berjiwa kompeni [penjajah] yang menarik pajak sebanyak-banyaknya untuk meningkatkan PAD [Peningkatan Asli Daerah]," kata Wakil Ketua KPK Bidang Pencegahan di Gedung KPK, Jakarta, hari ini.
Haryono mengatakan untuk membenahi permasalahan tersebut kini KPK tengah membentuk tim gabungan yang bertugas menginventarisasi sekaligus mengubah perda yang dianggap bermasalah.
"Kami buat perubahannya dulu, baru setelah itu diajukan kepada pihak yang terkait untuk menindaklanjutinya," jelasnya.
Dia menuturkan pada bulan Juni nanti KPK akan memanggil semua kepala daerah mulai dari tingkat II hingga tingkat I sebagai upaya melakukan reformasi birokrasi untuk meningkatkan pembangunan ekonomi daerah. (tw)
bisnis.com
Berita Lain
- Yayasan kesejahteraan ingin perlakuan sama
- Kampanye parpol diharapkan bermartabat
- Mantan presiden ADB meninggal
- Di Medan, Ani Yudhoyono jadi Nani
- PKB audit internal telusuri aliran dana Yusuf