Bisnis Indonesia Online » Umum » Sosial
Senin, 12/05/2008 10:08 WIB
PBB: 220.000 Orang hilang di Myanmar
oleh : Antara
BANGKOK (Antara/Reuters): Jumlah orang yang dilaporkan hilang akibat badai di Myanmar mencapai 220.000, ungkap badan kemanusiaan PBB, Minggu.
Badan tersebut menyatakan pemeriksaan terhadap 55 kotapraja di delta Irrawaddy dan wilayah lainnya mengungkapkan 102.000 orang kemungkinan tewas akibat badai Nargis 2 Mei lalu.
"Berdasarkan pemeriksaan ini, PBB memperkirakan [sebanyak] 1.215.885 hingga 1.919.485 jiwa telah terkena dampak badai tersebut, sedangkan jumlah korban tewas bisa berkisar antara 63.290 hingga 101.682 jiwa ditambah 220.000 orang dilaporkan hilang," ungkap Kantor Koordinasi Urusan Kemanusiaan PBB.
Televisi pemerintah Myanmar pada Minggu malam melaporkan korban meninggal mencapai lebih dari 28.458 jiwa dan 33.416 lainnya hilang.
"Badai tersebut kemungkinan telah mengakibatkan masalah lingkungan yang gawat dan bahaya bagi kehidupan serta kesehatan manusia", kata laporan PBB tersebut.
Badan tersebut juga mengemukakan terjadinya perpindahan penduduk dan kekerasan di Myanmar. "Karena beratnya situasi termasuk kekurangan makanan dan air, beberapa mitra melaporkan kekhawatiran atas keamanan dan prilaku kekerasan di wilayah yang paling parah," ungkap laporan itu.
Orang-orang diperkirakan sedang berusaha pindah dari daerah yang paling parah ke wilayah lainnya untuk memperoleh kebutuhan pokok.
Badan tersebut juga mengatakan hanya sedikit visa yang sudah diterbitkan pemerintah Myanmar bagi tenaga bantuan luar negeri agar dapat masuk ke negara tersebut.(er)
bisnis.com
Berita Lain
- Yayasan kesejahteraan ingin perlakuan sama
- Kampanye parpol diharapkan bermartabat
- Mantan presiden ADB meninggal
- Di Medan, Ani Yudhoyono jadi Nani
- PKB audit internal telusuri aliran dana Yusuf