Bisnis Indonesia Online » Umum » Sosial
Rabu, 14/05/2008 12:58 WIB
Parpol cenderung jadi komoditas
oleh : Achmad Aris
JAKARTA (Bisnis): Ketua KPU Abdul Hafiz Anshari mengatakan partai politik saat ini cenderung menjadi komoditas.
"Kesan itu saya tangkap dari beberapa pengalaman dan laporan yang masuk ke KPU," katanya di Jakarta hari ini.
Menurut dia, fenomena itulah yang kemudian menyebabkan semakin menjamurnya parpol baru. Jabatan politik, jelas dia, secara finansial sangat menggiurkan sehingga di tengah kondisi sulitnya mencari pekerjaan maka banyak orang yang menggantungkan hidupnya di dunia politik.
"Belum lagi UU memberi kelonggaran bagi siapapun untuk mendirikan parpol."
Hafiz mengungkapkan faktor ideologis dan keagamaan tidak lagi jadi penentu bagi parpol untuk merangkul konstituen. "Kontribusi riil-lah yang menjadi penentu sekarang," jelas Hafiz.
Dengan telah dibukanya ruang bagi calon independen, lanjutnya, ini akan menjadi semangat baru bagi demokrasi Indonesia tanpa peran parpol. "Kepercayaan rakyat kepada parpol cenderung menurun." (tw)
bisnis.com
Berita Lain
- KAMMI sodorkan konsep muslim negarawan
- Mahfud & Abdul Mukti ucapkan sumpah jabatan
- Bupati Sambas minta SBY cermati batas negara
- Warga Penggarengan minta kerohiman Rp30 juta
- Muladi persilakan Fadel keluar dari Golkar