Bisnis Indonesia Online » Umum » Sosial


Jumat, 16/05/2008 10:53 WIB

Gempa China tak rusak patung Buddha tertinggi

oleh : Elsya Refianti

HONG KONG (Bloomberg): Satu patung Leshan Buddha berusia 1.200 tahun di Provinsi Sichuan, China, yang merupakan patung dewata tertinggi di dunia, tidak mengalami kerusakan akibat gempa terkuat dalam 58 tahun di negara itu.

Namun demikian, para pengunjung dilarang mendekati lokasi patung dengan alasan keamanan dan hanya boleh melihat dari jarak jauh, kata Chen Bo, petugas di kantor manajemen lokasi tersebut. Patung Buddha tersebut, yang menyedot sekitar 3 juta pengunjung setiap tahun, telah dipugar pada 2001.

Gempa pada 12 Mei lalu diperkirakan telah membunuh 50.000 orang,ungkap Kantor Berita Xinhua News Agency. Gempa susulan dapat dirasakan di Leshan City, di mana Unesco World Heritage berlokasi, sehingga menyebabkan beberapa rumah ambruk, kata Chen.

Pemerintah China telah memperingatkan agar tidak bepergian ke Sichuan, di mana upaya pencarian terhadap ribuan korban yang tertimbun reruntuhan bangunan masih terus dilakukan. Leshan berlokasi sekitar 300 kilometer dari pusat gempa.(er)

bisnis.com

 

Berita Lain

  • 'Rokok haram tidak bisa untuk semua kalangan'
  • Presiden dan Wapres jenguk Almira Tunggadewi
  • Pengunjung minati pameran ibu dan anak
  • Miss Universe kunjungi Borobudur

Komentar

Beri Komentar