Bisnis Indonesia Online » Umum » Sosial
Jumat, 18/07/2008 11:04 WIB
Mantan presiden ADB meninggal
oleh : Berliana Elisabeth S.
JAKARTA(bisnis.com): Mantan Presiden Asian Development Bank (ADB) Mr.Tadao Chino meninggal dunia pada Kamis malam di Tokyo Jepang pada usia 74 tahun.
Dalam siaran pers ADB yang diterima Bisnis, menurut keterangan keluarga, Mr.Chino meninggal karena penyakit gagal hati (liver) dan meninggalkan satu orang istri dan dua orang anak perempuan.
Mr.Chino menjabat sebagai presiden ADB mulai 1999-2005, yang merupakan periode terberat pasca krisis ekonomi di negara berkembang 1997-1998.
Pada saat kepemimpinannya, ADB menyetujui program strategi mengurangi kemiskinan, bahkan kebijakan ini bisa dikatakan berhasil. Selain itu almarhum membuat strategi jangka panjang untuk membantu posisi ADB membantu negara-negara anggotanya menuju Millenium Development Goal pada 2015.
"Mr.Chino akan sangat dirindukan orang-orang juga institusi ini yang pernah bekerja dengannya. Dia orang yang paling semangat menyuarakan penghapusan kemiskinan," kata Presiden ADB Haruhiko Kuroda.
Perjalanan karir Mr.Chino sebelum masuk ADB dimulai dari menjabat sebagai officer Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB) komisi ekonomi untuk Asia dan Timur Tengah (ECAFE) pada 1964. Dia baru berkarir di bank pembangunan Asia sejak 1964.
Setelah selesai masa tugas di ADB, Mr.Chino mengabdikan dirinya sebagai senior advisor Nomura Research Institute Ltd. Dia menamatkan kuliah di Tokyo University dan sempat berkarir lebih dari tiga dekade di departemen keuangan.
bisnis.com
Berita Lain
- Depok, Bogor sore berpotensi hujan lebat disertai petir
- Gempa 6,6 skala Richter guncang Tibet
- Lebih dari 10.000 pemudik tiba di Jakarta
- Ketua MPR: Budaya silaturahmi mulai luntur
- Ajakan ditolak, tangan sendiri ditembak