Bisnis Indonesia Online » Umum » Sosial


Selasa, 19/08/2008 12:33 WIB

Deplu paling perhatian soal jender

oleh : Tri D. Pamenan

JAKARTA (bisnis.com): Deplu mengklaim sebagai departemen yang paling memperhatikan unsur jender dalam penempatan karyawannya.

Menteri Luar Negeri Hassan Wirajuda mengatakan saat ini setiap tahun setidaknya 50% diplomat baru adalah perempuan.

"Bisa dibayangkan 20 tahun ke depan separuh diplomat Indonesia adalah perempuan," ujarnya ketika membuka Foregin Policy Breakfast yang untuk pertama kali dihadiri oleh Presiden Susilo Bambang Yudhoyono.

Dalam acara yang diadakan bersamaan dengan HUT Deplu, Hassan mengungkapkan Deplu relatif tidak sulit memperoleh tenaga profesional andal karena setiap tahunnya ada 17.000 pelamar setiap membuka rekrutmen. Padahal kursi yang tersedia hanya untuk 100 orang.

Menurut dia, diplomat perempuan dapat diandalkan karena karakternya yang umumnya lembut tapi handal dalam berdiplomasi. Pada saat ini Deplu tengah berupaya membenahi kinerjanya terutama pelayanan terhadap warga negara di KBRI.

Sebelum menutup sambutannya, dia melempar joke kepada Presiden yang memintanya secara spesifik untuk bicara soal kebijakan Indonesia terutma dalam kapasitasnya sebagai first Indonesian diplomat.

Acara itu sebetulnya dimulai dengan sarapan pagi, namun karena sesuatu hal tidak bisa dilakukan tepat pada waktunya. Untuk itu Hassan membayar utang sarapan presiden dengan brunch (makan antara sarapan dan makan siang). "Dari pada saya ditagih bapak lagi," tambah Hassan. (tw)

bisnis.com

 

Berita Lain

  • Presiden India mulai kunjungi RI
  • Presiden tak komentari penahanan besannya
  • Bawaslu diminta siapkan diri atasi konflik
  • 50 TKI alami pelecehan seks di Damaskus

Komentar

#1 - Salut Kepada Deplu

Ternyata Deplu sudah mulai menerapkan The Right Woman On The Right Job. Salud untuk Deplu. Kapan ya Departemen/Instansi/Lembaga lain menerapkannya ? mimpi kali ye. Semoga yang lain juga menerapkannya. Terima kasih Kepada Deplu yang telah mengakmodasi kebutuhan wanita.

Adi Sasuci - Jakarta/Indonesia @ 19/08/2008 - 13:24 WIB dari 222.124.202.187 (222.124.202.187)

Beri Komentar