Bisnis Indonesia Online » Umum » Sosial


Kamis, 21/08/2008 10:33 WIB

Bupati Sambas minta SBY cermati batas negara

oleh : Lahyanto Nadie

SAMBAS, Kalbar (bisnis.com): Pemerintah Kabupaten Sambas meminta kepada pemerintah pusat agar memberikan perhatian lebih kepada daerah perbatasan, serta meminta dukungan dari Badan Intelijen Negara  (BIN) untuk menjaga stabilitas keamanan dan pertahanan nasional khususnya daerah yang berbatasan langsung dengan daerah tetangga.

Bupati Sambas Burhanuddin A. Rasjid mengatakan bahwa risiko sebagai pejabat di wilayah perbatasan lebih besar dan permasalahannya juga lebih rumit. “Saya mengurus mulai dari TKI illegal sampai pohon yang hampir punah,” katanya.

Untuk itu, katanya, pemerintah pusat harus memberikan perhatian lebih besar kepada wilayah perbatasan agar tidak diambil oleh Negara lain. “Yang paling utama adalah pembangunan infrastruktur dan pengembangan sumber daya manusianya,” ujarnya.

Dia juga menyampaikan visi dan misi pembangunan Kabupaten Sambas periode 2006-2011 tentang pelaksanaan program pendidikan dasar, perbaikan gizi serta perbaikan ekonomi rumah tangga,.

Hal tersebut dilakukan Bupati di aula Bappeda Sambas kemarin  saat menghadiri pertemuan dengan Departemen Sosial dari Jakarta dan Provinsi, Badan Inteligen Negara (BIN), Sekneg, BAIS serta LSM World Vision Indonesia.

Burhanuddin mengatakan bahwa dia akan menginginkan para guru untuk menguasai bahasa Inggris dengan cara berinteraksi langsung dengan orang asing

Bupati berkomitmen demi memajukan pendidikan, agar rumah Bupati tidak dibangun sebelum semua sekolah selesai direhabilitasi. (ln)

bisnis.com

 

Berita Lain

  • Presiden India mulai kunjungi RI
  • Presiden tak komentari penahanan besannya
  • Bawaslu diminta siapkan diri atasi konflik
  • 50 TKI alami pelecehan seks di Damaskus

Komentar

Beri Komentar