Bisnis Indonesia Online » Umum » Sosial


Kamis, 21/08/2008 12:15 WIB

KAMMI sodorkan konsep muslim negarawan

oleh : Ratna Ariyanti & Tri D. Pamenan

JAKARTA (Bisnis.com): Kesatuan Aksi Mahasiswa Muslim Indonesia (KAMMI) menyodorkan konsep muslim negarawan dalam pertemuan dengan Presiden Susilo Bambang Yudhoyono, hari ini.

Taufik Amrullah, Ketua Umum KAMMI, mengatakan Islam adalah agama yang membawa rahmat bagi semesta. Menurut dia, saat ini Indonesia tengah membutuhkan negarawan, bukan pimpinan partai politik atau politisi.

"Kami sampaikan mengenai muslim negarawan ini kepada Presiden dan tokoh lain yang berniat maju sebagai Presiden," ujar Taufik seusai pertemuan di Wisma Negara.

KAMMI juga menyampaikan agenda yang menjadi tuntutan mahasiswa, a.l. pemberantasan korupsi dan pemerintahan yang bersih.

Pemerintah juga diminta untuk merealisasikan konsep dari gerakan kebangkitan nasional kedua.

Pada kesempatan itu, KAMMI mengundang Presiden Yudhoyono untuk membuka Muktamar ke-6 yang akan dilangsungkan di Makassar pada November mendatang.

Juru Bicara Kepresidenan Andi Mallarangeng mengatakan Presiden menyambut baik silaturahmi pada hari ini. Presiden, menurut Andi, juga akan memenuhi undangan KAMMI untuk membuka muktamar.

"Presiden mengapresiasi konsep-konsep yang dipaparkan. Semangat yang dilontarkan oleh kawan-kawan KAMMI kita sambut dengan bagaimana kita membangun etika politik dan sikap kenegarawanan," tutur Andi.(er)

bisnis.com

 

Berita Lain

  • Presiden India mulai kunjungi RI
  • Presiden tak komentari penahanan besannya
  • Bawaslu diminta siapkan diri atasi konflik
  • 50 TKI alami pelecehan seks di Damaskus

Komentar

Beri Komentar