Bisnis Indonesia Online » Umum » Sosial


Kamis, 28/08/2008 13:42 WIB

'Minat perusahaan sawit beri beasiswa cukup tinggi'

oleh : Hilda Sabri Sulistyo

JAKARTA (Bisnis.com): Minat perusahaan perkebunan sawit untuk memberi beasiswa kepada mahasiswa  politeknik kelapa sawit cukup tinggi.

Bahkan, menurut Iskandar Kristantoro, Direktur Politeknik Kelapa Sawit Citra Widya Edukasi, 80% dari 150 mahasiswa poltek itu memperoleh beasiswa dari berbagai perusahaan.

"Kalau dilihat secara statistik, minat lulusan SMU yang melanjutkan pendidikan ke politeknik yang kami pimpin memang menurun. Tahun lalu ada 81 mahasiswa yang masuk, tahun pelajaran 2008-2009 hanya 60 orang, tapi hal itu justru memicu perusahaan perkebunan kelapa sawit untuk memberikan beasiswa," tandasnya.

Iskandar mengatakan politeknik yang dipimpinannya baru berjalan tiga tahun, dan saat mengawali pendidikan hanya diisi beberapa mahasiswa. Namun, tambah dia, kini jumlah mahasiswanya sudah mencapai 150 orang. Kebutuhan akan SDM kelapa sawit, kata dia, sangat tinggi. Sayangnya, minat masyarakat terutama lulusan SMU untuk bekerja di perkebunan kelapa sawit masih rendah.

"Perlu sosialisasi dari berbagai pihak, baik dari Ditjen Perguruan Tinggi Depdiknas maupun swasta dan asosiasi terkait agar ke depan untuk level manajemen menengah-atas tidak dikuasai oleh SDM asing, terutama dari Malaysia," ungkapnya.

Pekan lalu, pihaknya menerima bantuan beasiswa untuk 10 mahasiswa tahun pertama yang masuk politeknik dari PT Triputra Agro Persada (TAP). Penyerahan beasiswa langsung dilakukan oleh Direktur PT Triputra Agro Persada Jan Burhanudin di Kkmpus Politeknik di Cibitung, Jabar.

Ke-10 penerima beasiswa tersebut adalah anak petani yang berprestasi tapi secara finansial kurang mampu. Mereka dinyatakan lulus dalam proses seleksi yang diselenggarakan oleh Politeknik Kelapa Sawit Citra Widya Edukasi, dan langsung diterima sebagai mahasiwa di perguruan tinggi tersebut.

"Penerima beasiwa mendapat uang saku, akomodasi, kesempatan magang di perusahaan, serta penempatan kontrak dinas selama tujuh tahun di area perkebunan yang dikelolah oleh PT TAP. Ibaratnya, belum selesai kuliah pun karir mereka sudah jelas," kata Iskandar.

Iskandar mengatakan saat ini politeknik tersebut memiliki tiga jurusan, yaitu budidaya, teknologi pengolahan, dan manajemen logistik.(er)

bisnis.com

 

Berita Lain

  • Presiden India mulai kunjungi RI
  • Presiden tak komentari penahanan besannya
  • Bawaslu diminta siapkan diri atasi konflik
  • 50 TKI alami pelecehan seks di Damaskus

Komentar

Beri Komentar