Bisnis Indonesia Online » Umum » Sosial
Senin, 29/09/2008 13:13 WIB
Muhammadiyah tetapkan Lebaran Rabu
oleh : Antara
YOGYAKARTA (Antara): Pimpinan Pusat (PP) Muhammadiyah telah menetapkan Idulfitri 1 Syawal 1429 H jatuh pada 1 Oktober, sedangkan Hizbut Tahrir menetapkan Lebaran besok.
"Menyambut Idulfitri, PP Muhammadiyah mengajak kaum Muslimin untuk menjadikan Idulfitri sebagai momentum menampilkan perilaku yang fitri seperti keihlasan, kejujuran, kebaikan, kesahajaan, kedamaian, keterpercayaan, kepantasan, serta tindakan yang benar dan utama," kata Ketua PP Muhammadiyah Haidar Nashir hari ini.
Kaum Muslimin hendaknya menjauhkan diri dari sifat yang bertentangan dengan fitrah seperti kebohongan, kepura-puraan, kepalsuan, janji palsu, kerakusan serta tindakan yang buruk dan menimbulkan kerusakan di muka bumi.
PP Muhammadiyah juga mengajak para pemimpin, elit nasional dan daerah untuk bersungguh-sungguh mengurus negara atau pemerintahan, berhikmat untuk sebesar-besarnya hajat hidup rakyat.
"Selain itu memberikan keteladanan yang baik, bersikap jujur dan terpercaya serta mengutamakan kepentingan umum di atas kepentingan sendiri dan kelompok," katanya.
Dari Makassar diberitakan Hizbut Tahrir Indonesia (HTI) menetapkan 1 Syawal pada 30 September. Para anggota HTI akan melaksanakan Salat Idulfitri besok.
Ketua Dewan Pimpinan Daerah (DPD) I HTI Sulsel, Shabran, mengatakan hal tersebut di Sekretariatnya, di Makassar, Senin.
Dia menjelaskan metode yang mereka gunakan adalah hisab (perhitungan matematika astronomi) dan rukyah (pandangan mata). Dari hisab yang mereka lakukan, posisi bulan saat ini sudah akan mendekati posisi 0 (nol) derajat pada poros bumi-matahari. Pihaknya memperkirakan, posisi nol derajat akan terjadi pada hari Senin pukul 15.00.
bisnis.com
Berita Lain
- Jalur sepeda diuji coba akhir Desember
- 210 WNI diupayakan pulang dari Thailand
- Korsel setop sementara penempatan TKI
- Patil: India bertekad perangi terorisme
- Presiden India & Kepala Negara RI gelar pertemuan