Bisnis Indonesia Online » Umum » Sosial
Kamis, 09/10/2008 11:34 WIB
DKI rampingkan organisasi birokrasi
oleh : Lahyanto Nadie
JAKARTA (bisnis.com): Pemprov DKI Jakarta melakukan perampingan organisasi dengan menciutkan 26 kantor dinas menjadi 21, sesuai peraturan pemerintah dan Mendagri.
Wakil Gubernur DKI Jakarta Prijanto mengatakan pembahasan tersebut baru uji teori tingkat satu yang dipimpin wagub jadi belum final. "Nanti hasil rapat ini akan kami laporkan kepada gubernur," ujarnya seusai memimpin rapat koordinasi dengan jajaran pejabat di lingkungan Pemprov DKI.
Menurut Prijanto, jika nanti gubernur setuju dengan rancangan perampingan ini, selanjutnya akan dibawa ke legislatif. "Targetnya pada 2009 nanti kami sudah menggunakan struktur organisasi yang baru," katanya seperti dikutip bangfauzi.com hari ini.
Beberapa Dinas yang dirampingkan antara lain;
Dinas Pendidikan Dasar (Dikdas) dan Dinas Pendidikan Menengah dan Tinggi (Dikmenti) yang digabung menjadi Dinas Pendidikan.
Kantor Penyelenggara Teknologi Informasi (KPTI) digabung menjadi Dinas Komunikasi dan Informatika.
Dinas Kebudayaan, Permuseuman dan Pariwisata menjadi Dinas Kebudayaan dan Pariwisata.
Dinas Perumahan, Tata Bangunan dan Pemerintahan Daerah berubah menjadi Dinas Perumahan dan Gedung Pemerintah Daerah.
Dinas Pertamanan dan Kantor Pelayanan Pemakaman disatukan menjadi Dinas Ruang Tata Hijau dan Pemakaman.
Dinas Tata Kota, Pertanahan dan Pemetaan disatukan dalam Dinas Perencanaan dan Pemanfaatan Ruang.
Dinas Pertanian, Kehutanan, Peternakan, Perikanan dan Kelautan dilebur menjadi Dinas Ketahanan Pangan dan Kelautan.
Penerangan Jalan Umum masuk dalam naungan Dinas Pekerjaan Umum (PU).
"Efisiensi yang kami dapat tadinya dua kepala dinas menjadi satu. Tapi ini bukan berarti ada pengurangan karyawan atau pensiun dini," pungkasnya. (ln)
bisnis.com
Berita Lain
- Jalur sepeda diuji coba akhir Desember
- 210 WNI diupayakan pulang dari Thailand
- Korsel setop sementara penempatan TKI
- Patil: India bertekad perangi terorisme
- Presiden India & Kepala Negara RI gelar pertemuan